Angkut Sendiri Bantuan Air Mineral ke Masjid, Nur Kholis: Salah Satu Cara Kami Jaga Keikhlasan dan Kebugaran

Muchsin Siradjudin • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 14:53 WIB
Nur Kholis (FOTO: HUMAS PKS SULTENG/RADAR PALU).
Nur Kholis (FOTO: HUMAS PKS SULTENG/RADAR PALU).

RADAR PALU – Anggota DPRD Kota Palu dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Nurhalis Nur, kembali menunjukkan gaya hidup sederhana yang selama ini menjadi ciri khasnya. Pada Senin (20/7/2026), ia terlihat mengangkut dan memikul sendiri bantuan air mineral yang akan disalurkan kepada jamaah masjid.

Aksi tersebut bukan sekadar membantu proses distribusi bantuan. Politisi yang akrab disapa Pak RT Nasional itu mengatakan, kebiasaan memikul sendiri barang merupakan salah satu cara untuk menjaga keikhlasan sekaligus kebugaran tubuh.

"Memikul sendiri bantuan seperti ini menjadi salah satu cara kami menjaga keikhlasan. Selain itu, aktivitas fisik seperti ini juga membuat tubuh tetap sehat dan bugar," ujar Nurhalis.

Baca Juga: Merasa Terpanggil, Aleg PKS Palu Ikut Angkat Material di Kamarora

Menurutnya, tidak ada alasan bagi seseorang untuk merasa gengsi melakukan pekerjaan yang bermanfaat bagi orang lain. Justru, sikap sederhana merupakan bagian dari nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat.

"Tidak akan turun martabat dan kehormatan kita hanya karena melakukan ini, yaitu memikul barang. Justru kita semakin sehat dan belajar untuk tetap rendah hati," katanya.

Bantuan air mineral tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan jamaah masjid. Kegiatan berbagi itu disebut telah lama menjadi rutinitas Nurhalis, bahkan jauh sebelum dirinya dipercaya menjadi anggota DPRD Kota Palu.

Baca Juga: Lepas Relawan ke Daerah Bencana, Ketua PKS: Luruskan Niat, Jangan Hanya Sibuk Selfie

Sikap sederhana Nurhalis bukan kali ini saja menarik perhatian publik. Sebelumnya, ia sempat menjadi perbincangan karena memilih bersepeda dari rumah menuju Kantor DPRD Kota Palu sebagai bagian dari kebiasaan hidup sehat sekaligus bentuk kedekatannya dengan masyarakat.

Bagi Nurhalis, jabatan bukanlah alasan untuk menjauh dari aktivitas yang bernilai ibadah maupun pekerjaan yang dapat dikerjakan sendiri. Ia berharap kebiasaan tersebut dapat menginspirasi masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong, hidup sehat, dan menjaga keikhlasan dalam setiap amal kebaikan.(***)

Editor : Muchsin Siradjudin
Memikul sendiri Anggota PKS Sulteng Anggota PKS bantuan