RADARPALU - Upaya melindungi potensi unggulan daerah kembali membuahkan hasil. Pada rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-66 Kabupaten Banggai, Durian Asaan Pagimana resmi menerima Sertifikat Indikasi Geografis (IG) sebagai bentuk perlindungan hukum atas kekhasan produk lokal, Selasa (7/7).
Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, menegaskan bahwa pengakuan Indikasi Geografis menjadi instrumen penting dalam meningkatkan daya saing komoditas daerah sekaligus menjaga kualitas dan reputasi produk.
Menurut Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, keberhasilan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi daerah lain di Sulawesi Tengah untuk terus mengembangkan dan melindungi potensi Kekayaan Intelektual berbasis sumber daya lokal.
Baca Juga: Morowali Utara Bersiap Terapkan Sistem I-DRG, Mutu Layanan RSUD Kolonodale Ditarget Naik
Durian Asaan Pagimana memiliki ciri khas berupa daging buah berwarna putih kekuningan, tekstur lembut dan pulen, rasa manis legit dengan sedikit gurih, serta aroma yang kuat.
Karakteristik tersebut terbentuk dari kondisi geografis kawasan Pagimana yang didukung tanah dan iklim yang sesuai, serta praktik budidaya tradisional yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.
Perlindungan Indikasi Geografis diharapkan semakin memperkuat posisi Durian Asaan Pagimana sebagai produk unggulan Kabupaten Banggai sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.***
Editor : Mugni Supardi