Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Pemkab Morut Siapkan Agen Perisai BPJS Ketenagakerjaan Hingga Pelosok Desa

Ilham Nusi • Rabu, 8 Juli 2026 | 18:19 WIB
RAKOR: Bupati Delis Julkarson Hehi dan Sekkab Morowali Utara Musda Guntur bersama Dewan Pengawas dan jajaran BPJS Ketenagakerjaan usai rapat koordinasi di Gedung BPJS Ketenagakerjaan, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (3/7/2026). (FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU)
RAKOR: Bupati Delis Julkarson Hehi dan Sekkab Morowali Utara Musda Guntur bersama Dewan Pengawas dan jajaran BPJS Ketenagakerjaan usai rapat koordinasi di Gedung BPJS Ketenagakerjaan, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (3/7/2026). (FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU)

RADAR PALU - Pemkab Morowali Utara (Morut) bergerak memperluas perlindungan bagi para pekerja. Salah satu langkah yang disiapkan yakni menghadirkan Agen Perisai BPJS Ketenagakerjaan sebagai ujung tombak pelayanan agar semakin banyak pekerja, khususnya di sektor informal, ikut terlindungi program jaminan sosial.

Rencana itu dibahas dalam rapat koordinasi antara Pemkab Morut dan BPJS Ketenagakerjaan di Gedung BPJS Ketenagakerjaan, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (3/7/2026).

Bupati Morut, Delis Julkarson Hehi, hadir langsung bersama Sekretaris Kabupaten Musda Guntur. Pertemuan itu juga diikuti anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Abraham Lahabato, Deputi Bidang Kepesertaan, serta jajaran BPJS Ketenagakerjaan dari tingkat pusat hingga Kantor Wilayah Sulawesi-Maluku.

Baca Juga: ASN Morowali Utara Diminta Jadi Pelopor Lingkungan Bersih

Dalam rapat tersebut, Pemkab Morut dan BPJS Ketenagakerjaan sepakat memperkuat peran Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai) sebagai mitra yang akan membantu memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sampai ke desa-desa.

Melalui Agen Perisai, masyarakat tidak perlu lagi kesulitan mengakses layanan BPJS Ketenagakerjaan. Mereka akan membantu proses sosialisasi, pendaftaran, hingga pendampingan peserta di lapangan.

Menurut Bupati Delis, pertumbuhan investasi dan geliat ekonomi di Morowali Utara harus dibarengi dengan perlindungan yang memadai bagi seluruh pekerja.

Baca Juga: Baru Berdiri Setahun, Sport United Poboya Junior Langsung Jadi Juara Nasional

"Pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan peningkatan perlindungan bagi para pekerja. Kami ingin memastikan setiap pekerja di Morowali Utara memiliki rasa aman dalam bekerja karena terlindungi oleh jaminan sosial ketenagakerjaan. Tidak boleh ada masyarakat yang tertinggal dari manfaat program ini," kata Delis.

Program ini menyasar pekerja yang selama ini belum banyak tersentuh perlindungan jaminan sosial, mulai dari petani, nelayan, pelaku UMKM, pekerja rentan, hingga pekerja sektor informal lainnya.

Pemkab Morut berharap keberadaan Agen Perisai BPJS Ketenagakerjaan mampu mempercepat peningkatan jumlah peserta sekaligus mendekatkan layanan kepada masyarakat di wilayah pedesaan.

Baca Juga: DPRD Morut Rampungkan Pembahasan Empat Raperda, Siap Perkuat Landasan Hukum Daerah

"Kolaborasi ini bukan hanya mengejar jumlah peserta. Yang lebih penting, kami ingin membangun kesadaran bahwa perlindungan sosial merupakan kebutuhan setiap pekerja," ujar Delis.

Tak hanya menyiapkan Agen Perisai, Pemkab Morut juga akan memperkuat regulasi daerah, dukungan anggaran, serta kebijakan yang mendukung keberlanjutan program BPJS Ketenagakerjaan.

Langkah ini diharapkan membuat semakin banyak pekerja di Morut terlindungi dari berbagai risiko kerja. Di sisi lain, pemerintah juga ingin mendorong terciptanya ekosistem ketenagakerjaan yang lebih aman, produktif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(***)

Editor : Muchsin Siradjudin
#Agn perisai #Pelosok pedesaan #bpjs ketenagakerjaan #morowali utara