Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Tragis, Aksi Pencurian Berujung Maut di Buol, Seorang Petani Tewas, Anak Alami Luka Tusuk

Muchsin Siradjudin • Selasa, 7 Juli 2026 | 16:38 WIB
DIAMANKAN: Polisi mengamankan korban perampokan di wilayah hukum Kabupaten Buol.(FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU).
DIAMANKAN: Polisi mengamankan korban perampokan di wilayah hukum Kabupaten Buol.(FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU).

RADAR PALU – Aksi pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Desa Suraya, Kecamatan Momunu, Kabupaten Buol, pada Selasa (7/7/2026) dini hari, berakhir tragis.

Seorang petani bernama Umar T. Pikona (55) meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk akibat diserang pelaku yang diduga hendak melakukan pencurian di kios miliknya.

Sementara itu, putrinya yang masih berusia 15 tahun, Siska, turut menjadi korban setelah mengalami luka tusuk di bagian dada kiri saat berusaha menyaksikan kejadian tersebut.

Baca Juga: Dandim 1305/BT Serahkan Delapan Truk Hino KDKMP, Perkuat Sarana Distribusi dan Pengembangan Koperasi Desa di Kabupaten Tolitolidan Kabupaten Buol

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.30 WITA. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban Umar awalnya terbangun setelah mendengar suara mencurigakan dari arah kios yang berada di rumahnya.

Saat melakukan pengecekan, ia mendapati dua orang lakilaki tak dikenal berada di dalam kios. Korban kemudian berusaha menghadapi kedua pelaku hingga terjadi perkelahian.

Dalam perkelahian tersebut, salah seorang pelaku menghunus senjata tajam jenis pisau dan menyerang korban. Umar mengalami luka tusuk yang cukup parah hingga kehilangan banyak darah dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Baca Juga: Pemkab Buol Bentuk Tim Satgas Penertiban PETI

Beberapa menit kemudian, putri korban, Siska, terbangun akibat mendengar keributan. Saat keluar dari kamar, ia melihat ayahnya sedang diserang.

Namun naas, keberadaannya diketahui oleh kedua pelaku. Salah seorang pelaku kemudian menusuk Siska di bagian dada sebelah kiri sebelum keduanya melarikan diri melalui pintu belakang rumah.

Meski mengalami luka, Siska masih mampu membuka pintu depan rumah dan berteriak meminta pertolongan warga. Sekitar pukul 03.00 WITA, ia dievakuasi ke RSUD Mokoyurli Buol untuk mendapatkan penanganan medis dan diketahui mengalami luka tusuk yang memerlukan tiga jahitan.

Baca Juga: Akhirnya Kasus Kadis Perkim Buol Berakhir Damai dengan Penyelesaian Restoratif Justice 

 

Sementara itu, jenazah Umar T. Pikona kemudian dibawa ke RSUD Mokoyurli Buol dan tiba sekitar pukul 04.48 WITA untuk dilakukan penanganan lebih lanjut di ruang jenazah.

Kasat Reskrim Polres Buol, AKP Jordan Randy Zethdan Pellokila, mengatakan bahwa pihaknya telah bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap identitas pelaku.

“Begitu menerima laporan, tim Satreskrim bersama personel Polsek Momunu langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan dari para saksi. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengidentifikasi kedua pelaku yang diduga melakukan pencurian dengan kekerasan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia,” ujar AKP Jordan Randy Zethdan Pellokila.

Baca Juga: Meski Berada di Peringkat 10, Pemkab Buol Apresiasi Perjuangan Kafilah di Perhelatan MTQ ke-31 Tingkat Provinsi Sulteng di Kabupaten Sigi

Dari hasil penyelidikan sementara, kedua pelaku diduga telah mempersiapkan aksinya dengan menutupi identitas menggunakan penutup kepala (sebo) dan membawa senjata tajam. Polisi menduga motif utama pelaku adalah pencurian yang kemudian berubah menjadi aksi kekerasan setelah kepergok oleh pemilik kios.

AKP Jordan menegaskan bahwa Polres Buol berkomitmen mengusut tuntas perkara tersebut dan memburu para pelaku hingga berhasil diamankan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh berbagai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Apabila ada warga yang mengetahui informasi sekecil apa pun terkait identitas maupun keberadaan para pelaku, kami berharap segera menyampaikannya kepada pihak kepolisian. Kami memastikan proses penegakan hukum dilakukan secara profesional, transparan, dan pelaku akan kami kejar sampai tertangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegasnya.

Baca Juga: Akselerasi Pembangunan Sekolah Rakyat, Pemkab Buol Kantongi Rekomendasi dari Sekjen Kemensos RI

Hingga berita ini diturunkan, Satreskrim Polres Buol masih melakukan penyelidikan serta pengejaran terhadap dua terduga pelaku.

Situasi keamanan di Desa Suraya, Kecamatan Momunu, dilaporkan tetap kondusif, sementara aparat kepolisian bersama pemerintah desa terus melakukan langkah-langkah pengamanan dan pendekatan kepada keluarga korban guna menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah tersebut.(***)

Editor : Muchsin Siradjudin
#Aksi perampokan #Tragis #Polisi lakukan olah TKP #korban tewas