RADAR PALU – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Sulawesi Tengah meluncurkan dua inovasi digital sekaligus, yakni Aplikasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan Jurnal Pembangunan Daerah (BOMBA). Kehadiran dua platform tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem riset, inovasi, sekaligus perlindungan kekayaan intelektual di Sulawesi Tengah.
Kepala BRIDA Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Christina Shandra Tobondo, mengatakan peluncuran kedua inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan daya saing daerah melalui penguatan budaya riset dan inovasi yang berkelanjutan.
Menurut Christina Shandra Tobondo, kemajuan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, tetapi juga kemampuan masyarakat dalam menciptakan inovasi, melindungi hasil karya intelektual, serta menghasilkan penelitian yang bermanfaat.
Baca Juga: BRI Finance Palu Gelar Mini Expo KKB, Genjot Kredit Kendaraan dengan Promo Bunga 1,8 Persen
"Karena itu, BRIDA terus menghadirkan layanan yang semakin mudah diakses, transparan, dan berbasis digital," ujar Ir. Christina Shandra Tobondo dalam rilis yang diterima, Senin (6/7/2026).
Melalui Aplikasi HKI, masyarakat dapat memperoleh informasi, konsultasi hingga pendampingan terkait proses pendaftaran hak cipta, paten, merek, desain industri, serta bentuk kekayaan intelektual lainnya secara lebih mudah dan terintegrasi.
Platform tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan jumlah kekayaan intelektual yang berasal dari Sulawesi Tengah sekaligus memberikan perlindungan hukum terhadap hasil kreativitas masyarakat.
Sementara itu, Jurnal Pembangunan Daerah (BOMBA) disiapkan sebagai media publikasi ilmiah yang diterbitkan BRIDA Provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal ini memuat hasil penelitian dan kajian dari berbagai disiplin ilmu yang berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
Ruang lingkup publikasinya meliputi bidang pemerintahan, ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial, pertanian, teknik, lingkungan hingga berbagai bidang lainnya.
Jurnal BOMBA telah memiliki ISSN 2657-2478 dan E-ISSN 2715-1026, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai media publikasi ilmiah bagi peneliti, dosen, mahasiswa, guru, aparatur sipil negara (ASN), maupun praktisi.
Christina Shandra Tobondo juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memanfaatkan kedua layanan tersebut secara optimal.
Ia mengundang para peneliti, dosen, mahasiswa, guru, ASN, pelaku usaha, hingga masyarakat umum untuk menggunakan Aplikasi HKI dalam melindungi karya inovatif serta mempublikasikan hasil penelitian melalui Jurnal BOMBA sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
Dengan hadirnya dua inovasi digital tersebut, BRIDA Sulawesi Tengah berharap tercipta ekosistem riset dan inovasi yang semakin kuat, meningkatnya jumlah karya intelektual yang terlindungi, bertambahnya publikasi ilmiah berkualitas, serta lahirnya berbagai inovasi yang berdampak langsung terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah.***
Editor : Muhammad Awaludin