RADAR PALU — Ekspansi sektor perhotelan di Kabupaten Parigi Moutong mendapat dorongan baru.
Asmora Hotel beroperasi dan diresmikan langsung oleh Wakil Bupati Parigi Moutong Abdul Said, bertepatan dengan resepsi pernikahan putri pemilik hotel, Rizal Lubis.
Berlokasi di Desa Moutong, Jl. Borman No.19, Kecamatan Moutong, Asmora Hotel hadir dengan 30 unit kamar.
Baca Juga: 130 Anak Ramaikan Lomba Mewarnai UWA and Friends di Hotel Santika Palu
Segmen pasar yang dibidik adalah wisatawan bisnis dan keluarga yang melintas di jalur utama Parigi Moutong.
Asmora Hotel mematok tarif Rp250.000 hingga Rp350.000 per malam. Dengan harga tersebut, hotel menawarkan value proposition yang cukup agresif untuk kelas menengah atas di daerah.
Setiap kamar dilengkapi AC, WiFi, dan fasilitas pembuatan kopi. Sementara itu, fasilitas hotel mencakup area bilyard, karaoke, dan parkiran luas.
Baca Juga: Rayakan HUT Pertama, Grand Sya Hotel Palu Gelar Aksi Sosial dan Dukung Pariwisata
Untuk menarik okupansi awal, manajemen memberikan promo sarapan pagi gratis bagi seluruh tamu.
"Kami ingin Asmora menjadi pilihan utama saat berada di kota Parigi Moutong. Harga terjangkau tapi fasilitas hotel kota besar tetap ada," ujar Rizal Lubis, pemilik Asmora Hotel.
Kehadiran Asmora Hotel juga dibaca sebagai sinyal positif pertumbuhan ekonomi di Moutong.
Baca Juga: Setahun Grand Sya Hotel Palu, Dorong Pariwisata Sulteng Lewat Konsep Lokal
BRI Cabang Parigi menempatkan hotel ini sebagai salah satu mitra strategisnya di sektor UMKM dan pariwisata.
Branch Office Head BRI Cabang Parigi, I Dewa K. Yudyadana, hadir dalam acara peresmian tersebut.
"Salah satu hotel di Kabupaten Parigi Moutong ini merupakan mitra strategis BRI. Kami bisa hadir bersama saat peresmiannya," ujar Dewa demikian disapa.
Baca Juga: Pascagempa M 6,7, Hotel Santika Palu Libatkan Sucofindo Audit Struktur Gedung
Menurut BRI, kolaborasi dengan pelaku usaha akomodasi lokal menjadi bagian dari strategi penyaluran kredit produktif dan penguatan ekosistem bisnis di daerah.
Pertumbuhan hotel berbintang melati seperti Asmora dinilai dapat mengerek tingkat kunjungan, pergerakan uang, dan serapan tenaga kerja lokal.
Dengan kapasitas 30 kamar dan lokasi yang strategis di jalur Trans Sulawesi Parigi Moutong, Asmora Hotel diproyeksikan menjadi penggerak baru ekonomi wisata Parigi Moutong di 2026 dan seterusnya. ***
Editor : Talib