Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Reny: Anak Butuh Kehadiran Ayah, Bukan Sekadar Nafkah 

Muhammad Awaludin • Kamis, 25 Juni 2026 | 12:52 WIB
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny Lamadjido menghadiri pencanangan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang dirangkaikan dengan peringatan HLUN ke-30 Tahun 2026 di Palu, Kamis (25/6). Foto: Ro. Adpim Sulteng 
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny Lamadjido menghadiri pencanangan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang dirangkaikan dengan peringatan HLUN ke-30 Tahun 2026 di Palu, Kamis (25/6). Foto: Ro. Adpim Sulteng 

 

RADAR PALU – Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, peran ayah dinilai menjadi salah satu kunci penting dalam membentuk karakter dan kesehatan mental anak. Sayangnya, tidak sedikit anak yang tumbuh tanpa pendampingan optimal dari sosok ayah dalam kehidupan sehari-hari.

Kondisi itu menjadi perhatian Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny Lamadjido saat menghadiri pencanangan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) di halaman Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (25/6/2026).

Di hadapan peserta kegiatan, Reny mengajak para ayah untuk tidak hanya hadir sebagai pencari nafkah, tetapi juga mengambil peran lebih besar dalam proses pengasuhan dan tumbuh kembang anak. 

Baca Juga: Pascagempa M 6,7, Hotel Santika Palu Libatkan Sucofindo Audit Struktur Gedung

Menurutnya, keterlibatan ayah dalam kehidupan anak memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan psikologis, kepercayaan diri, hingga kemampuan anak menghadapi berbagai persoalan di masa depan.

Karena itu, peluncuran GATI dinilai menjadi momentum penting untuk membangun kesadaran bersama bahwa pengasuhan anak merupakan tanggung jawab kedua orang tua.

“Anak-anak membutuhkan kehadiran ayah dalam proses tumbuh kembang mereka. Inilah yang ingin kita dorong bersama melalui Gerakan Ayah Teladan Indonesia,” kata Reny. 

Baca Juga: Gempa Beruntun M 7,2 dan M 7,5 Guncang Venezuela, Caracas Lumpuh dan Bandara Ditutup

Ia berharap gerakan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu mendorong perubahan nyata dalam pola pengasuhan keluarga di Sulawesi Tengah.

Dengan semakin banyak ayah yang terlibat dalam pendidikan dan pengasuhan anak, Reny optimistis akan lahir generasi yang lebih kuat, sehat secara mental, dan siap bersaing di masa depan.

Selain pencanangan GATI, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 Tahun 2026 serta pembukaan program Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh melalui Lanjut Usia Berdaya (SIDAYA).

Momentum itu sekaligus menjadi ruang apresiasi bagi para lansia yang tetap aktif dan produktif di usia senja. Reny menilai, keberhasilan menjaga kualitas hidup lansia tidak lepas dari berbagai program pemberdayaan yang dijalankan BKKBN bersama pemerintah daerah dan mitra terkait.

Ia menyampaikan terima kasih kepada BKKBN dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana yang terus menghadirkan program-program yang menyentuh kelompok rentan, mulai dari anak hingga lanjut usia.

“Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan memberi manfaat besar bagi masyarakat, termasuk para lansia agar semakin sehat, mandiri, dan berkualitas,” ujarnya.

Berbagai kegiatan turut memeriahkan acara tersebut, mulai dari senam lansia, edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, pelepasan balon ke udara hingga ramah tamah bersama peserta.

Hadir dalam kegiatan itu Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah Nuryamin, Kepala Dinas P2KB Sulawesi Tengah Herri Mulyadi, perwakilan TP-PKK Sulawesi Tengah, BAZNAS Sulawesi Tengah, RSUD Anutapura, serta sejumlah mitra kerja lainnya.***

Editor : Muhammad Awaludin
#Gerakan Ayah Teladan Indonesia #Kesehatan Mental Anak #HLUN 2026 #BKKBN Sulteng #Reny Lamadjido