Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Bupati Donggala Sambut Mahasiswa KKN UGM dan Untad

Ujang Suganda • Selasa, 23 Juni 2026 | 15:57 WIB

SAMBUT : Bupati Donggala foto bersama dengan pulihan mahasiswa KKN dari UGM dan Untad di aula kasiromu, Senin (22/6/26).(FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU)
SAMBUT : Bupati Donggala foto bersama dengan pulihan mahasiswa KKN dari UGM dan Untad di aula kasiromu, Senin (22/6/26).(FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU)

RADAR PALU – Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, SE, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala, Dr. Ir. H. Rustam Efendi, S.Pd., SH., M.AP, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Donggala secara resmi menerima kedatangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Tadulako (Untad), Senin (22/6/2026).

Penerimaan mahasiswa KKN tersebut berlangsung di Ruang Kasiromu, Kantor Bupati Donggala, sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan program pengabdian masyarakat yang akan berlangsung di Kecamatan Banawa Tengah.

Dalam sambutannya, Bupati Vera Elena Laruni menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa yang akan melaksanakan program KKN di Kabupaten Donggala. Ia menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.

Baca Juga: Honorer Donggala Kembali Datangi Kantor Gubernur Sulteng, Desak Kepastian Status

Menurut Bupati, Kabupaten Donggala saat ini terus berbenah dan melakukan pembangunan di berbagai sektor strategis, mulai dari pariwisata, pertanian, kelautan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Kami menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa. Jadikan kesempatan ini sebagai ruang belajar sekaligus mengabdi kepada masyarakat. Gali ilmu sebanyak-banyaknya dari para mentor dan aparatur pemerintah, sekaligus berikan kontribusi nyata melalui ide dan inovasi yang bermanfaat bagi daerah,” ujar Vera.

Bupati juga mengingatkan para mahasiswa agar senantiasa menjaga nama baik almamater dengan menjunjung tinggi integritas, disiplin, etika, serta menghormati adat istiadat dan budaya lokal selama berada di tengah masyarakat.

Baca Juga: Kemenkum Sulteng Audit PBH Donggala, Temukan Sejumlah Catatan Perbaikan

Ia turut menginstruksikan seluruh perangkat daerah, camat, hingga kepala desa untuk memberikan pendampingan yang optimal kepada mahasiswa selama menjalankan program pengabdian.

“Saya instruksikan kepada para kepala OPD, camat, maupun kepala desa untuk membimbing mereka dengan baik, menempatkan sesuai kompetensinya, melibatkan mereka dalam kegiatan strategis, serta menjadikan mereka mitra kerja yang produktif,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Vera berharap mahasiswa dapat memanfaatkan masa KKN dengan sebaik-baiknya dan menjadikan Kabupaten Donggala sebagai rumah kedua selama menjalankan pengabdian.

Baca Juga: Baru Lima Galian C di Donggala yang Kantongi RKAB

“Kehadiran mahasiswa KKN UGM dan Untad di Kabupaten Donggala diharapkan tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan-gagasan inovatif yang mendukung pembangunan daerah. 

Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar, mengabdi, dan membangun kolaborasi yang positif dengan masyarakat maupun pemerintah daerah,” pungkasnya.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN UGM, Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., menegaskan bahwa program KKN merupakan wujud komitmen perguruan tinggi untuk hadir dan berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Baca Juga: Gempa M 7,7 Guncang Laut Sulawesi: Buol dan Tolitoli Siaga, Donggala Utara Waspada Tsunami

Menurutnya, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Kolaborasi menjadi kunci utama dalam mewujudkan tujuan bersama, mulai dari penyelesaian persoalan kesehatan, ketahanan pangan, pembangunan daerah, tata kelola pemerintahan, hingga pelestarian lingkungan,” ujarnya.

Prof. Nizam berharap mahasiswa dapat menjadi jembatan antara perguruan tinggi dan masyarakat dengan menyerap aspirasi warga sekaligus membantu mewujudkan berbagai program yang bermanfaat dan berkelanjutan.

Hal senada disampaikan Wakil Rektor Bidang Akademik Untad, Prof. Dr. Eng. Andi Rusdin, M. Engineering, yang hadir mewakili Rektor Untad. Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Donggala dan seluruh masyarakat yang telah menerima mahasiswa untuk melaksanakan KKN di wilayah tersebut.

“KKN tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa sebagai sarana pembelajaran, tetapi juga harus mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang ada,” katanya.

Ia menambahkan, kerja sama yang terjalin antara perguruan tinggi dan Pemerintah Kabupaten Donggala merupakan bentuk sinergi yang penting dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus memperkuat pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

Pada periode kedua KKN tahun 2026, sebanyak 60 mahasiswa dari UGM dan Untad akan diterjunkan di Kabupaten Donggala. Program tersebut akan dipusatkan di dua desa di Kecamatan Banawa Tengah, yakni Desa Limboro dan Desa Towale, dan berlangsung mulai Juni hingga Agustus 2026.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para asisten dan staf ahli Kabupaten Donggala, pimpinan OPD, Kepala LPPM Untad Dr. Lukman, M.Hum., Sekretaris LPPM Dr. Ir. Syamsul Arifin, M.Sc., DPL KKN Limboro dan Towale Dr. Muhammad Bakri, ST., MT., Camat Banawa Tengah, serta Kepala Desa Limboro dan Kepala Desa Towale.(***)

Editor : Muchsin Siradjudin
#pengabdian masyarakat #UGM dan Untad #kabupaten donggala #Mahasiswa KKN STAI Poso