RADAR PALU – Pascagempa bumi berkekuatan 6,7 magnitudo yang mengguncang wilayah Sulawesi Tengah, Kodam XXIII/Palaka Wira menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak di Desa Kamarora, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Senin (22/6/2026).
Bantuan tersebut diberikan sebagai upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh pasokan air bersih setelah bencana.
Personel TNI mengerahkan kendaraan tangki air untuk mendistribusikan air ke sejumlah titik yang menjadi lokasi pengungsian dan permukiman warga.
Baca Juga: Pertanian Sulteng Tetap Tumbuh, Bahodopi Didorong Kembangkan Hortikultura Adaptif
Dalam pelaksanaannya, prajurit TNI tidak hanya mengantar bantuan, tetapi juga membantu warga mengisi berbagai wadah penampungan seperti ember, jeriken, hingga bak air yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
“Kami berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, khususnya ketersediaan air bersih yang sangat dibutuhkan pascagempa. Kehadiran prajurit di lapangan merupakan bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit,” ujar Kapendam XXIII/Palaka Wira Kolonel Inf Ronald Michael Patty, dalam keterangan pers releasenya.
Menurutnya, distribusi air bersih menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung kondisi kesehatan masyarakat di wilayah terdampak.
Selain untuk kebutuhan konsumsi dan sanitasi, ketersediaan air bersih juga diperlukan guna mencegah munculnya penyakit akibat kondisi lingkungan pascabencana.
Kehadiran personel TNI mendapat sambutan positif dari warga setempat. Masyarakat mengaku terbantu dengan bantuan yang diberikan, terutama karena akses terhadap sumber air bersih masih terbatas sejak terjadinya gempa.
Kodam XXIII/Palaka Wira menegaskan akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam mendukung penanganan dampak bencana serta percepatan pemulihan kondisi masyarakat di wilayah terdampak gempa.
Editor : Wahono.