RADAR PALU – PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) melalui program Askrindo Peduli menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak gempa bumi magnitudo 6,7 di Desa Kamarora A, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Senin (22/6).
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa tanggap darurat pascabencana. Penyaluran bantuan dilakukan langsung kepada warga terdampak yang saat ini masih berada di lokasi pengungsian.
Branch Manager Askrindo Palu, Faizal Fahd, mengatakan bantuan yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan pascagempa.
Baca Juga: Tips Berkendara #Cari_Aman Biar Happy Saat Liburan Panjang Sekolah
“Bantuan ini kami harapkan dapat memberikan manfaat bagi warga terdampak gempa agar bisa melewati masa pascagempa dengan selamat dan tetap sehat,” ujar Faizal.
Adapun bantuan yang diserahkan berupa kebutuhan pokok seperti beras, mi instan, telur, dan air mineral. Selain itu, Askrindo juga menyalurkan perlengkapan pengungsian berupa selimut dan tikar yang sangat dibutuhkan warga.
Sementara itu, Camat Nokilalaki, Mikail, menyampaikan apresiasi atas kepedulian PT Askrindo terhadap masyarakat yang terdampak bencana di wilayahnya.
Baca Juga: Samuel Yansen Pongi Resmi Nahkodai KONI Sigi, Bupati Rizal Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi
Menurut dia, dampak gempa masih dirasakan masyarakat hingga saat ini. Tercatat sebanyak 939 kepala keluarga atau lebih dari seribu jiwa terdampak dan membutuhkan dukungan logistik serta perlengkapan dasar selama berada di pengungsian.
“Atas nama Pemerintah Kecamatan Nokilalaki, kami menyampaikan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada PT Askrindo yang telah datang dan menyerahkan bantuan kepada masyarakat kami. Bantuan sembako, tikar, dan selimut ini sangat dibutuhkan, terutama bagi anak-anak dan warga yang berada di tenda pengungsian,” katanya.
Mikail mengungkapkan, kondisi di pengungsian masih membutuhkan perhatian dan bantuan dari berbagai pihak. Bahkan, di tengah situasi pascagempa, seorang ibu melahirkan di lokasi pengungsian.
“Alhamdulillah, ibu dan bayinya dalam keadaan sehat. Kami bersyukur atas perhatian para relawan dan semua pihak yang telah peduli kepada masyarakat di Kecamatan Nokilalaki,” tuturnya.
Pemerintah Kecamatan Nokilalaki berharap bantuan kemanusiaan dan dukungan dari berbagai elemen masyarakat terus mengalir guna mempercepat proses pemulihan warga terdampak gempa serta membantu masyarakat kembali menjalani aktivitas secara normal.***
Editor : Muhammad Awaludin