RADARPALU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat Sulawesi Tengah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.
BMKG menilai kondisi atmosfer saat ini masih mendukung terbentuknya hujan sedang hingga lebat yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, hingga puting beliung.
Peringatan tersebut disampaikan menyusul kejadian banjir yang melanda Desa Lobu Mandiri dan Desa Parigimpu, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu (20/6/2026) malam.
Baca Juga: Mobil Hybrid Toyota Dinilai Lebih Menguntungkan dalam Jangka Panjang, Ini Alasannya
Berdasarkan laporan TRC dan Pusdalops BPBD, hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak sekitar pukul 22.30 Wita menyebabkan debit air meluap dan merendam permukiman warga.
Dalam analisis cuaca sementara, BMKG menjelaskan terdapat belokan angin di sekitar wilayah Sulawesi Tengah yang meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan.
Selain itu, suhu muka laut di perairan Teluk Tomini tercatat mengalami anomali positif antara 1 hingga 2,5 derajat Celsius yang turut mendukung peningkatan penguapan dan pembentukan awan konvektif.
Baca Juga: Tak Cukup Berbadan Hukum, Usaha Gadai Wajib Kantongi Izin OJK
“BMKG mengimbau kepada stakeholder dan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan puting beliung,” demikian keterangan resmi Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al-Jufri Palu.
Akibat banjir tersebut, satu rumah milik warga di Desa Lobu Mandiri terdampak dengan jumlah penghuni enam jiwa. Selain itu, dua unit jembatan penghubung desa di Dusun III mengalami kerusakan parah, sementara saluran air di Dusun I dilaporkan jebol.
Di Desa Parigimpu, satu unit jembatan mengalami kerusakan pada bagian oprit sehingga mengganggu akses transportasi masyarakat setempat.
Meski menimbulkan kerusakan infrastruktur, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat kejadian tersebut.
BMKG sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini cuaca pada Sabtu (20/6/2026) pukul 21.30 Wita.
Untuk periode 20 hingga 22 Juni 2026, sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah masuk kategori waspada hujan sedang hingga lebat, di antaranya Parigi Moutong, Poso, Sigi, Donggala, Morowali, Morowali Utara, Tojo Una-Una, Banggai, Buol, Tolitoli, dan Kota Palu.
Baca Juga: 1.256 Gempa Susulan Guncang Sigi, BMKG: Waspadai Longsor Saat Hujan Lebat
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG, termasuk situs web, aplikasi Info BMKG, media sosial @cuacasulteng, serta layanan informasi cuaca lainnya guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.***
Editor : Mugni Supardi