RADAR PALU - Kunjungan Ketua Fraksi PKS DPRD Sulteng, yang juga Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Hj Wiwik Jumatul Rofi’ah, S.Ag, MH membuka fakta baru.
Salah seorang warga, di hadapan Bunda Wiwik, mengaku sejak gempa tahun 2018 yang lalu, hingga saat ini dia Bersama keluarganya masih tinggal dalam Huntara.
“Saya orang kampung sini Bu. KTP saya juga tertulis, kalau saya warga Kamarora Bu,”kata Warga yang di KTP-nya tertulis Bernama Waris Wati.
Baca Juga: Bunda Wiwik Sapa Penyintas Gempa Sigi yang Baru Saja Melahirkan
Wati, sapaan akrabnya merupakan warga Dusun III Desa Kamarora B Kecamatan Nokilalaki Kabupaten Sigi Ibu Rumah Tangga. Kedatangan Bunda Wiwik, dalam rangka menyalurkan bantuan di Kamarora, dimanfaatkan Wati untuk mencurahkan keluh kesahnya.
“Saya orang sini (Kamarora) Bu. Tapi sejak 2018 sama sekali tidak dapat bantuan Bu. Saya tidak dapat bantuan rumah sama sekali. Makanya kami tetap bertahan di Huntara, walaupun kondisinya sudah banyak yang ambruk. Apalagi saat gempa barusan tambah rusak Bu,”akunya.
Wati, mengaku sudah pernah diminta Kartu keluarga dan KTP-nya, tapi sampai saat ini, Wati mengaku belum tersentuh bantuan.
Baca Juga: Curhat Fraksi PKS DPRD Sulteng ke Fraksi DPRD DKI Jakarta, Saling Menguatkan
“Kalau alasannya kenapa saya belum dapat, saya juga tidak tahu Bu,”katanya lagi.
Olehnya itu, Wati berharap agar keluhan yang dia sampaikan, dapat diadvokasi dan ditindaklanjuti oleh Bunda Wiwik, selalu anggota DPRD. Dia berharap, agar pihak-pihak berwenang dapat memberikan perhatian.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin