RADAR PALU – Konsul Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias, melakukan kunjungan resmi ke Graha Pena Radar Palu, Kamis (18/6/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda Konsulat Jenderal Australia untuk memperkuat hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan di Sulawesi Tengah, termasuk kalangan media.
Dalam kunjungan tersebut, Todd Dias didampingi Konsul Australia Isaac Bennett, Corporate Services Manager Al Adi Fitrah, serta Hilman yang bertugas sebagai administrator dan fotografer.
Rombongan diterima langsung oleh Direktur Radar Palu, Murtalib, bersama jajaran redaksi dan manajemen perusahaan.
Todd Dias mengatakan, media memiliki posisi penting dalam memberikan gambaran yang lebih objektif mengenai kondisi daerah. Karena itu, setiap kunjungan ke wilayah kerja Konsulat Jenderal Australia selalu diupayakan menyertakan dialog dengan insan pers.
“Selain bersilaturahmi, kami ingin mendapatkan informasi langsung dari media mengenai perkembangan yang terjadi di Sulawesi Tengah. Kami sudah bertemu dengan pemerintah daerah dan sejumlah institusi, tetapi media tentu memiliki perspektif yang berbeda dan lebih dekat dengan masyarakat,” ujar Todd Dias.
Baca Juga: Konsul Jenderal Australia Temui Pimpinan Radar Palu, Bahas Peluang Kolaborasi
Menurutnya, informasi dari media sangat membantu untuk memahami berbagai dinamika daerah, mulai dari pembangunan, pendidikan, ekonomi, investasi hingga isu sosial yang menjadi perhatian publik.
Ia menjelaskan bahwa wilayah kerja Konsulat Jenderal Australia di Makassar mencakup 12 provinsi di kawasan timur Indonesia. Sulawesi Tengah menjadi salah satu daerah yang secara rutin dikunjungi karena memiliki potensi besar sekaligus tantangan pembangunan yang menarik untuk dicermati.
“Kami selalu tertarik mengetahui apa yang menjadi perhatian masyarakat di daerah. Karena itu kami senang dapat berdiskusi langsung dengan media yang setiap hari mengikuti perkembangan di lapangan,” katanya.
Dalam dialog tersebut, Direktur Radar Palu Murtalib memaparkan sejumlah isu strategis yang saat ini menjadi perhatian masyarakat Sulawesi Tengah.
Salah satunya adalah isu kebencanaan yang kembali mengemuka pascagempa yang mengguncang wilayah Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu. Selain itu, akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu juga masih menjadi tantangan yang perlu mendapatkan perhatian berkelanjutan.
Baca Juga: Program Kabar Kurban Bersama Radar Palu Resmi Dimulai, Publikasikan Semangat Berbagi Iduladha 2026
Murtalib menjelaskan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah saat ini tengah mendorong perluasan akses pendidikan tinggi melalui program bantuan pendidikan Berani Cerdas. Namun, masih terdapat kendala yang dihadapi masyarakat di daerah, terutama pola pikir terkait biaya hidup dan tempat tinggal bagi mahasiswa dari kabupaten yang melanjutkan studi ke kota. Sementara menurut Gubernur semua itu telah di cover melalui program Berani cerdas.
Selain pendidikan, kebutuhan pengembangan sekolah vokasi juga menjadi perhatian. Menurutnya, kawasan industri dan pertambangan di Sulawesi Tengah membutuhkan tenaga kerja terampil yang jumlahnya terus meningkat.
Pada umumnya masyarakat menginginkan anaknya lebih memilih cepat bekerja demi meringankan beban ekonomi keluarga. Maka solusi yang tepat adalah memperkuat sekolah vokasi.
“Kebutuhan tenaga kerja di sektor industri cukup besar. Banyak masyarakat yang berharap pendidikan vokasi bisa diperkuat sehingga lulusan sekolah dapat langsung terserap di dunia kerja,” ujar Murtalib.
Dalam kesempatan tersebut, Radar Palu juga menyampaikan perhatian terhadap aktivitas pertambangan ilegal yang masih ditemukan di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah.
Baca Juga: Radar Palu dan Mahasiswa Magang Komunikasi Fisip Untad Dorong Lahirnya Jurnalis Muda Digital
Menurut Murtalib, praktik pertambangan tanpa kelengkapan perizinan berpotensi menimbulkan dampak lingkungan dan kerusakan infrastruktur yang akhirnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
Todd Dias menilai berbagai informasi tersebut penting sebagai bahan pemahaman mengenai kondisi aktual Sulawesi Tengah.
Ia menegaskan bahwa Australia terus membuka peluang kerja sama dengan daerah-daerah di Indonesia Timur, termasuk Sulawesi Tengah, dalam berbagai bidang yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Kunjungan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh diskusi. Selain membahas berbagai isu pembangunan daerah, kedua pihak juga bertukar pandangan mengenai peran media dalam memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta pembangunan yang berkelanjutan.
Bagi Todd Dias, kunjungan ke Radar Palu menjadi kesempatan berharga untuk mendengar langsung suara daerah dari perspektif media lokal yang selama ini menjadi salah satu sumber informasi penting bagi masyarakat Sulawesi Tengah. *
Editor : Muhammad Awaludin