RADAR PALU – Satuan Relawan Indonesia Raya (SATRIA) Provinsi Sulawesi Tengah bergerak cepat membantu masyarakat terdampak gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Kabupaten Sigi dan Kota Palu, Selasa (16/6/2026).
Sebagai bentuk respons darurat, SATRIA Sulteng mendirikan posko bencana di Desa Kamarora A, Kecamatan Nokilalaki, salah satu wilayah yang mengalami kerusakan cukup parah akibat gempa.
Ketua SATRIA Sulteng, Mohamad Irwan Lapatta, mengatakan pihaknya langsung menyalurkan bantuan kebutuhan dasar kepada warga terdampak.
Baca Juga: Gubernur Sulteng Anwar Hafid Batalkan Hadiri FGD DPD RI, Pilih Tinjau Korban Gempa M 6,7 di Sigi
“Malam ini kami bersama teman-teman SATRIA Sulteng telah mengantar bantuan ke Kecamatan Nokilalaki berupa sekitar 300 dus air mineral, 100 dus mi instan, dan lima unit lampu penerangan. Bantuan ini sifatnya darurat karena kebutuhan masyarakat harus segera terpenuhi,” kata Irwan.
Menurutnya, posko yang didirikan SATRIA berfungsi sebagai pusat distribusi bantuan bagi masyarakat terdampak gempa.
“Kami langsung membuat Posko Bencana SATRIA Sulteng agar relawan-relawan yang datang dari Palu maupun daerah lainnya bisa langsung menyalurkan bantuan melalui posko. Setelah bantuan masuk, kami distribusikan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Pendataan tetap dilakukan sebagai administrasi awal,” jelasnya.
Baca Juga: Wagub Sulteng Tinjau Korban Gempa Sigi, Pastikan Penanganan Darurat Berjalan
Irwan menambahkan, bantuan yang disalurkan pada malam itu baru sebagian dari bantuan yang akan diberikan. Pada Rabu (17/6/2026), pihaknya juga mengupayakan distribusi bantuan air bersih melalui dukungan Andi Agtas Foundation.
“Insya Allah akan disiapkan sekitar 30 tangki air bersih. Rencananya 15 tangki akan disalurkan ke Kecamatan Palolo dan 15 tangki lainnya ke Kecamatan Nokilalaki,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, berdasarkan kondisi di lapangan, kebutuhan paling mendesak yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah air bersih dan bahan makanan.
Baca Juga: BPBD Sulteng Kerahkan Tim Darurat dan Alat Berat ke Wilayah Gempa
Selain itu, Irwan mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Sigi dalam menangani dampak bencana.
“Alhamdulillah, Bapak Gubernur Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Sigi bergerak cepat melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan di lokasi terdampak gempa,” katanya.
Irwan juga menyampaikan salam dan perhatian dari Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas, Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Tengah Longki Djanggola, serta Wakil Ketua MPR RI Abcandra Muhammad Akbar yang terus memantau perkembangan situasi pascagempa.
Baca Juga: Plafon Lobi Kantor Bupati Sigi Ambruk Diguncang Gempa M 6,7, Dinding Bangunan Ikut Retak
Menurutnya, berbagai pihak terus berkoordinasi guna memperluas dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak.
“Kami berharap informasi dan kebutuhan masyarakat di lapangan bisa menjadi jembatan untuk menghadirkan lebih banyak bantuan dari berbagai pihak. Penanganan bencana memang menjadi tugas pemerintah, tetapi relawan juga memiliki kewajiban moral untuk ikut membantu masyarakat,” ujarnya.
Irwan turut mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik menghadapi situasi pascagempa.
Baca Juga: Dipeluk Ibu dan Nenek Saat Gempa, Sean Selamat Meski Alami Patah Kaki
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk saling membantu dan saling menguatkan di tengah kondisi darurat seperti saat ini,” pesannya.
Sementara itu, salah seorang warga Desa Kamarora A, Remon, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang telah diberikan SATRIA Sulteng kepada masyarakat terdampak.
“Kami sangat berterima kasih kepada SATRIA Sulteng yang sudah hadir membantu masyarakat di tengah bencana ini. Bantuan yang diberikan sangat berarti bagi warga,” katanya.
Baca Juga: Longsor dan Rumah Rusak Berat di Sigi Beredar Pascagempa M 6,7, Akses ke Napu Dikabarkan Putus
Remon berharap bantuan kemanusiaan terus berdatangan, terutama kebutuhan yang saat ini sangat mendesak.
“Selain air bersih, masyarakat sangat membutuhkan terpal karena banyak rumah yang mengalami kerusakan dan tidak bisa lagi ditempati. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada SATRIA Sulteng atas bantuan yang diberikan,” tutupnya.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin