RADAR PALU – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) sempat mengganggu layanan kelistrikan di sejumlah wilayah. Namun, PT PLN (Persero) bergerak cepat melakukan pemulihan sehingga sebagian besar pelanggan terdampak kembali menikmati pasokan listrik hanya beberapa jam setelah kejadian.
Berdasarkan laporan PLN UP3 Palu, gempa yang terjadi pada pukul 12.27 Wita tersebut berpusat sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu. Guncangan dirasakan kuat di Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala, Parigi Moutong, dan sejumlah wilayah lainnya.
Sesaat setelah gempa terjadi, PLN langsung menerjunkan tim untuk melakukan asesmen kondisi jaringan serta inspeksi aset ketenagalistrikan guna memastikan keamanan personel, masyarakat, dan keandalan sistem kelistrikan.
Baca Juga: Warga Panik Teringat Tragedi 2018, BMKG Ungkap Sesar Sausu Jadi Pemicu Gempa M6,7
Hingga pukul 13.00 Wita, tercatat terdapat tiga penyulang yang terdampak akibat gempa. Meski demikian, seluruh penyulang tersebut berhasil dinormalkan kembali atau mencapai tingkat pemulihan 100 persen.
Pada level jaringan distribusi, dari 15 section yang terdampak, sebanyak 13 section telah kembali normal atau mencapai 86 persen pemulihan. Sementara dua section lainnya masih dalam proses penanganan petugas di lapangan.
Dampak gempa juga dirasakan pada 651 gardu distribusi yang berada di wilayah terdampak. Dari jumlah tersebut, sebanyak 122 gardu sempat mengalami gangguan. Namun hingga siang hari, 529 gardu telah berhasil dipulihkan atau mencapai 81 persen.
Secara keseluruhan, gangguan kelistrikan sempat memengaruhi 68.459 pelanggan yang tersebar di Kota Palu, Kabupaten Sigi, Kabupaten Donggala, dan Kabupaten Parigi Moutong.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 13.225 pelanggan mengalami pemadaman pascagempa. Berkat upaya pemulihan yang dilakukan secara cepat, sebanyak 57.966 pelanggan atau sekitar 84 persen telah kembali menikmati layanan listrik.
Wilayah kerja yang terdampak meliputi Unit Layanan Pelanggan (ULP) Palu Kota, Kamonji, Tawaeli, Donggala, Tambu, dan Parigi.
PLN memastikan hingga saat ini belum ditemukan kerusakan mayor pada infrastruktur ketenagalistrikan yang dapat mengganggu keandalan sistem secara luas. Meski begitu, patroli jaringan dan inspeksi aset masih terus dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas kelistrikan dalam kondisi aman.
Petugas juga tetap bersiaga mengantisipasi kemungkinan dampak dari gempa susulan yang masih terjadi di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah.
"Tim PLN tetap melakukan pemantauan secara intensif serta melanjutkan proses penormalan pada titik-titik yang masih mengalami gangguan," demikian keterangan yang disampaikan PLN UP3 Palu.
Hingga laporan terakhir, kondisi sistem kelistrikan di Sulawesi Tengah secara umum berada dalam kondisi aman dan terkendali. Proses pemulihan terus dilakukan hingga seluruh pelanggan terdampak kembali mendapatkan pasokan listrik secara normal.***
Editor : Muhammad Awaludin