Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Plafon Lobi Kantor Bupati Sigi Ambruk Diguncang Gempa M 6,7, Dinding Bangunan Ikut Retak

Angel Sumbara • Selasa, 16 Juni 2026 | 14:57 WIB
Material plafon lobi Kantor Bupati Sigi di Desa Bora, Kecamatan Sigi Kota, berserakan setelah ambruk akibat gempa bumi magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026). Selain plafon runtuh, sejumlah dinding bangunan juga mengalami retakan akibat kuatnya guncangan. Foto: Angel Sumbara Radar Palu/Jawa Pos.
Material plafon lobi Kantor Bupati Sigi di Desa Bora, Kecamatan Sigi Kota, berserakan setelah ambruk akibat gempa bumi magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026). Selain plafon runtuh, sejumlah dinding bangunan juga mengalami retakan akibat kuatnya guncangan. Foto: Angel Sumbara Radar Palu/Jawa Pos.

 

RADAR PALU – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) mengakibatkan kerusakan pada Kantor Bupati Sigi di Desa Bora, Kecamatan Sigi Kota. Bagian lobi bangunan mengalami kerusakan cukup parah setelah plafon ambruk akibat kuatnya guncangan.

Pantauan Radar Palu Jawa Pos di lokasi menunjukkan material plafon berjatuhan dan menutupi sebagian lantai lobi kantor. Selain plafon yang runtuh, sejumlah dinding bangunan juga mengalami retakan di beberapa titik, baik pada bagian dalam maupun sisi luar gedung.

Retakan tersebut diduga muncul akibat getaran gempa yang terasa sangat kuat di wilayah Kabupaten Sigi dan Kota Palu. Kerusakan terlihat pada sejumlah sudut bangunan yang sebelumnya tidak menunjukkan tanda-tanda keretakan. 

Baca Juga: Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Palu dan Sekitarnya, 21 Kali Gempa Susulan Tercatat hingga Siang Hari

Peristiwa ambruknya plafon sempat menimbulkan kepanikan di dalam kantor. Saat kejadian, dua personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang bertugas di meja pelayanan depan bersama beberapa anggota Pemadam Kebakaran (Damkar) berada tidak jauh dari lokasi plafon yang runtuh.

Beruntung, para petugas berhasil menyelamatkan diri sesaat sebelum material bangunan jatuh. Tidak ada korban yang tertimpa reruntuhan dalam insiden tersebut.

Anggota Satpol PP Kabupaten Sigi, Asyid, meluruskan informasi yang sempat beredar di masyarakat terkait kondisi Kantor Bupati Sigi pascagempa. Menurutnya, informasi yang menyebut kantor bupati runtuh tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. 

Baca Juga: Ibu Gembala dan Anak Sekolah Minggu Jadi Korban Gempa M 6,7 di Kamarora

“Kami minta informasi itu diralat. Bukan kantor bupatinya yang runtuh, tetapi plafon di bagian lobi kantor bupati yang ambruk,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif. Berdasarkan analisis BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Palu, guncangan dirasakan sangat kuat dengan intensitas mencapai VI hingga VII MMI di wilayah Kota Palu dan Kabupaten Sigi.

Pada tingkat intensitas tersebut, gempa dapat menyebabkan kerusakan pada bangunan dengan konstruksi yang tidak dirancang tahan terhadap guncangan kuat.

Hingga Selasa siang, BMKG mencatat sedikitnya delapan kali gempa susulan. Namun, jumlah itu terus bertambah dan pada pembaruan terakhir telah mencapai 48 kali gempa susulan. BMKG memastikan rangkaian gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Data sementara yang dihimpun Radar Palu Jawa Pos menunjukkan sedikitnya enam orang mengalami luka-luka akibat dampak gempa. Dua di antaranya harus dirujuk ke RSUD Torabelo untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Di sisi lain, jumlah rumah warga yang mengalami kerusakan masih dalam proses pendataan oleh petugas gabungan. Selain permukiman warga, sejumlah fasilitas publik juga dilaporkan terdampak guncangan. 

Baca Juga: Antisipasi Gempa Susulan, Wagub Sulteng Minta Rumah Sakit Siapkan Layanan Darurat di Ruang Terbuka

Sektor pendidikan dan perkantoran menjadi dua sektor yang paling banyak dilaporkan mengalami kerusakan. Pemerintah daerah bersama instansi terkait masih melakukan asesmen guna mengetahui tingkat kerusakan serta memastikan keamanan bangunan yang terdampak.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa akibat gempa tersebut. Aparat dan petugas kebencanaan masih terus melakukan pemantauan di lapangan seiring masih terjadinya gempa susulan di wilayah Sulawesi Tengah.***

Editor : Muhammad Awaludin
#Kantor Bupati Sigi #Gempa Magnitudo 6.7 #BMKG Sulawesi Tengah #gempa sigi #gempa Palu