RADAR PALU – Dukungan keluarga dinilai menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kualitas pelayanan publik. Pesan itu mengemuka dalam pertemuan bulanan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Hukum Sulawesi Tengah yang berlangsung di Palu.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah, Rakhmat Renaldy, yang juga bertindak sebagai Pembina DWP Kemenkum Sulteng, mengingatkan bahwa keberhasilan seorang aparatur negara tidak hanya ditentukan oleh kompetensi dan profesionalitas di tempat kerja. Di balik kinerja yang baik, terdapat dukungan keluarga yang menjadi fondasi utama.
Menurutnya, peran istri dan keluarga memiliki kontribusi besar dalam menjaga semangat, moral, serta integritas para Insan Pengayoman saat menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Baca Juga: Hasjrat Toyota Pastikan Pelanggan Tak Perlu Khawatir soal Layanan Purna Jual
"Perhatian, doa, dan dukungan keluarga sering kali menjadi kekuatan yang tidak terlihat, namun sangat berpengaruh dalam membantu aparatur menjalankan amanah dengan baik," ujar Rakhmat Renaldy saat membuka kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Rakhmat Renaldy didampingi Ketua DWP Kemenkum Sulteng, Ny. Liana Rakhmat Renaldy. Pertemuan juga dihadiri Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual, Aida Julpha Tangkere, jajaran pengurus DWP, serta para karyawati di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulteng.
Rakhmat Renaldy menilai DWP memiliki peran strategis dalam membangun keluarga yang harmonis dan mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat. Keharmonisan keluarga, kata dia, dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas pelayanan yang diberikan aparatur kepada masyarakat.
Baca Juga: Penambang Emas Hanyut di Sungai Lariang, Tim SAR Lakukan Pencarian
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menerapkan pola hidup sederhana di tengah berbagai tantangan kehidupan modern. Menurutnya, kesederhanaan merupakan bagian dari keteladanan yang harus dijaga oleh keluarga besar Kementerian Hukum.
"Bangun keluarga yang bijak dalam mengelola kebutuhan dan tidak terjebak dalam gaya hidup berlebihan. Kesederhanaan adalah bagian dari integritas yang harus dipelihara," katanya.
Sementara itu, Ketua DWP Kemenkum Sulteng, Ny. Liana Rakhmat Renaldy, mengajak seluruh anggota organisasi untuk terus meningkatkan kapasitas diri sekaligus memperkuat solidaritas antarsesama anggota.
Ia menegaskan bahwa Dharma Wanita Persatuan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga ruang untuk berbagi pengalaman, memperluas wawasan, dan saling menguatkan dalam mendukung tugas pengabdian keluarga besar Kementerian Hukum.
Menurutnya, berbagai kegiatan yang dilaksanakan DWP diharapkan mampu memberikan manfaat nyata, baik bagi anggota maupun masyarakat melalui kontribusi positif yang berkelanjutan.
Pertemuan bulanan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan itu menjadi momentum memperkuat komitmen DWP Kemenkum Sulteng dalam mendukung terwujudnya keluarga Insan Pengayoman yang harmonis, sederhana, dan berintegritas.***
Editor : Muhammad Awaludin