RADAR PALU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali, melalui Dinas Lingkungan Hidup menggelar upacara peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, yang dipusatkan di lapangan Desa Labota, Kecamatan Bahodopi, Kamis (11/6/2026).
Upacara dihadiri anggota Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, Camat Bahodopi, Unsur Perangkat Desa Labota, perwakilan perusahaan di lingkar industri, tokoh masyarakat dan komunitas peduli lingkungan.
Dengan mengusung tema “Saatnya Bekerja Untuk Iklim”, Bupati Morowali Iksan Baharudin Abd Rauf menekankan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup tidak boleh hanya seremonial belaka, melainkan harus diwujudkan dalam aksi nyata dari seluruh elemen masyarakat.
Baca Juga: Pemkab Morowali Gelar Seminar Awal Penyusunan Dokumen RIPJ-PID
“Kolaborasi keberlanjutan jadi kunci, Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dunia usaha, komunitas, dan masyarakat harus bergerak bersama menjaga kelestarian lingkungan,” Ujarnya.
Lebih lanjut, Iksan menuturkan setelah program penertiban bahu jalan rampung, Pemkab Morowali akan fokus pada gerakan penanaman pohon secara masif mulai 2027. Program ini akan dijalankan melalui kerja sama dengan perusahaan di kawasan lingkar industri Bahodopi.
Ia juga menegaskan upaya pembersihan sampah di Kabupaten Morowali tidak hanya difokuskan di wilayah daratan, tetapi juga mencakup kawasan perairan dan laut.
Baca Juga: Polres Morowali Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila
Olehnya itu, Bupati Iksan berharap perusahaan dalam lingkar industri selalu berkoordinasi penuh dengan pemerintah daerah. Khususnya terkait pengelolaan limbah, program penghijauan, dan optimalisasi CSR lingkungan.
Pada kegiatan ini juga diperkenalkan Bank Sampah Mesau sebagai fasilitas pengelolaan sampah anorganik terpadu di Morowali. Bank sampah ini dikembangkan untuk mengubah limbah rumah tangga menjadi bernilai ekonomis sekaligus mengedukasi masyarakat memilah sampah dari sumbernya.
Kegiatan ditutup dengan penanaman pohon secara simbolis oleh Bupati Iksan bersama Forkopimda dan perwakilan perusahaan, serta aksi pembersihan area sekitar Desa Labota yang melibatkan seluruh elemen masyarakat yang diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif guna mewujudkan lingkungan Kabupaten Morowali yang bersih dan sehat.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin