RADAR PALU – Bupati Morowali Utara (Morut), Delis Julkarson Hehi, mengumpulkan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di ruang kerjanya, Kamis (11/6/2026).
Pertemuan itu juga dihadiri Wakil Bupati H. Djira Kendjo serta Sekretaris Kabupaten Musda Guntur. Mereka diinstruksikan menyusun kembali program prioritas agar penggunaan anggaran lebih efektif dan tepat sasaran.
Dalam arahannya, Delis meminta setiap OPD memilah program berdasarkan tingkat urgensi.
Baca Juga: Tujuh Kali WTP Beruntun, Tata Kelola Keuangan Morut Makin Kuat
"Kita harus mengacu pada program Asta Cita dan RPJMD selaras dengan visi misi yang sudah ditetapkan," tegas Delis.
Dia mengatakan, program yang bersifat mendesak harus tetap berjalan, sedangkan kegiatan yang belum menjadi prioritas dapat dijadwalkan pada tahun berikutnya.
Selain membahas efisiensi program, Delis mengungkapkan langkah pemerintah daerah untuk mengatasi keterbatasan anggaran, khususnya bagi proyek infrastruktur yang mendesak.
Baca Juga: Akhirnya Punya CT Scan! Warga Morut Kini Tak Perlu Keluar Daerah
Salah satu opsi yang ditempuh yakni mengajukan pinjaman PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI). Perusahaan ini merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah Kementerian Keuangan yang bergerak di bidang pembiayaan infrastruktur.
"Kita sedang upayakan melakukan pinjaman ke PT SMI. Tapi mungkin jumlahnya terbatas karena daerah lain di Indonesia juga mengajukan pinjaman yang sama," ujar Delis.
Menurut Delis, pembiayaan tersebut diharapkan dapat membantu percepatan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap pelayanan masyarakat.
Baca Juga: Pemkab Morut Lindungi 34 Ribu Pekerja Rentan Melalui BPJS Ketenagakerjaan
Untuk memenuhi persyaratan pinjaman, Pemkab Morut mengajukan dana kurang bayar sebagai jaminan kepada PT SMI.
Dana kurang bayar tersebut berasal dari Dana Bagi Hasil (DBH) sektor pertambangan yang hingga kini belum diterima sepenuhnya oleh daerah.
Nilai dana kurang bayar itu disebut cukup besar dan berpotensi menjadi sumber pendukung pembiayaan pembangunan daerah.
Baca Juga: Wabup Morut Ingatkan Operator SIKS-NG Tidak Manipulasi Penerima Bansos
Pemkab Morut juga ingin memastikan seluruh program tetap sejalan dengan Asta Cita Presiden RI dan target pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Morut 2025-2029.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin