Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Pemkab Parimo Percepat Penanganan Kemiskinan dan Anak Tidak Sekolah di Wilayah Terpencil

Rahmad Fadhil • Kamis, 11 Juni 2026 | 14:43 WIB
KEMISKINAN: Bupati Parimo H. Erwin Burase, memimpin FGD percepatan penurunan kemiskinan dan penanganan ATS melalui penguatan sinergi lintas OPD di ruang rapat Kantor Bupati, Selasa (9/6/2026).(FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU).
KEMISKINAN: Bupati Parimo H. Erwin Burase, memimpin FGD percepatan penurunan kemiskinan dan penanganan ATS melalui penguatan sinergi lintas OPD di ruang rapat Kantor Bupati, Selasa (9/6/2026).(FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU).

RADAR PALU – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), terus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan dan penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) melalui Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bupati, Selasa (9/6/2026).

FGD digelar sebagai langkah strategis untuk menyusun program yang lebih tepat sasaran bagi masyarakat adat dan warga yang tinggal di daerah terpencil, yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan dasar.

Bupati Parimo, H. Erwin Burase, mengungkapkan bahwa angka kemiskinan di Kabupaten Parimo saat ini masih berada pada kisaran 13,51 persen. Selain itu, persoalan tingginya jumlah Anak Tidak Sekolah juga menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Baca Juga: Pemkab Matangkan Kunjungan Tim Kementerian Transmigrasi, Parimo Bersiap Masuk PSN 

Menurutnya, data yang akurat menjadi fondasi utama dalam menyusun kebijakan yang efektif. Karena itu, tim lapangan diminta aktif memberikan masukan berdasarkan kondisi riil masyarakat agar program yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan warga di wilayah terpencil.

“Masukan dari tim lapangan sangat penting agar kebijakan yang diambil tidak hanya berdasarkan data administratif, tetapi juga sesuai dengan kondisi nyata di masyarakat,” ujar Erwin.

Dalam forum tersebut, Bupati juga menjelaskan bahwa Pemkab Parigi Moutong telah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi terkait pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat di daerah terpencil.

Baca Juga: Durian Montong Parimo Bidik Ekspor Berkelanjutan

Program tersebut akan didukung dengan pendataan titik koordinat lokasi penerima manfaat guna memastikan bantuan tepat sasaran.

Tidak hanya sektor perumahan, pemerintah daerah juga memprioritaskan peningkatan akses jalan, jaringan listrik, dan layanan internet di wilayah yang masih terisolasi.

Dinas Komunikasi dan Informatika akan memfokuskan upaya perluasan jaringan telekomunikasi, sementara Dinas Pendidikan melakukan evaluasi terhadap kondisi sekolah serta akses pendidikan bagi anak-anak di daerah terpencil.

Baca Juga: UMKM Desa Jadi Fokus, Pemkab Parimo Dorong Ekonomi Kerakyatan Lewat Gerbang Desa

Bupati turut menekankan pentingnya pembaruan data secara berkala guna menghindari perbedaan antara data resmi dan kondisi aktual di lapangan.

Ia meminta setiap tim pendamping mendokumentasikan kondisi masyarakat melalui foto dan video sebagai bahan evaluasi dan perencanaan program.

Untuk mendukung percepatan penanganan berbagai persoalan tersebut, Pemkab Parigi Moutong berkomitmen mengalokasikan anggaran melalui perubahan APBD.

Baca Juga: O2SN SMP Tingkat Kabupaten Parimo 2026 Resmi Dibuka

Selain itu, pemerintah daerah juga tengah mengupayakan bantuan alat berat yang direncanakan tiba pada akhir tahun guna membuka akses jalan menuju kawasan-kawasan yang masih sulit dijangkau.

Melalui sinergi lintas sektor dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Pemkab Parigi Moutong menargetkan penurunan angka kemiskinan dan pengurangan jumlah Anak Tidak Sekolah secara bertahap hingga akhir masa jabatan kepala daerah.(***)

Editor : Muchsin Siradjudin
#Diskusi #Menurunkan ATS #Pengentasan Kemiskinan #Perhatian serius