RADAR PALU – Keandalan pasokan listrik menjadi salah satu faktor penting yang menopang aktivitas masyarakat, dunia usaha, hingga pertumbuhan investasi di Sulawesi. Untuk memastikan sistem kelistrikan tetap berjalan optimal, PT PLN (Persero) menyelesaikan inspeksi menyeluruh terhadap Unit 1 PLTU Palu-3 berkapasitas 2x50 megawatt (MW).
Melansir laporan yang diterima dari PLN, proses First Year Inspection (FYI) atau inspeksi tahun pertama operasi Unit 1 PLTU Palu-3 resmi rampung pada 31 Mei 2026. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pembangkit tetap beroperasi aman, efisien, dan andal setelah satu tahun melayani kebutuhan listrik masyarakat.
Hasil Evaluasi Tunjukkan Kondisi Pembangkit Baik
Baca Juga: Air Terjun Bahomumpa Morowali, Surga Tersembunyi yang Langsung Mengalir ke Laut
Inspeksi yang berlangsung sejak 18 April 2026 itu mencakup pemeriksaan peralatan utama maupun pendukung pembangkit. Seluruh tahapan dilakukan untuk mengetahui kondisi aktual unit setelah beroperasi selama setahun.
Salah satu tahapan penting dalam inspeksi tersebut adalah Running Test 100 persen Turbine Maximum Continuous Rating (TMCR), yakni pengujian pembangkit pada kapasitas operasi maksimum. Pengujian ini menjadi indikator penting untuk memastikan kesiapan unit dalam mendukung sistem kelistrikan.
Dari hasil evaluasi, Unit 1 PLTU Palu-3 dinyatakan berada dalam kondisi baik. Tim inspeksi juga tidak menemukan masalah yang berpotensi mengganggu keandalan operasi jangka panjang.
Baca Juga: SPMB Masih Diwarnai Pungli, KPK Khawatir Anak Belajar Jalan Pintas Sejak Awal Sekolah
Meski demikian, sejumlah temuan teknis selama proses pemeriksaan tetap akan dijadikan bahan perbaikan dan penyempurnaan guna meningkatkan performa pembangkit pada masa mendatang.
Menopang Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi
Keberadaan pembangkit listrik berkapasitas besar seperti PLTU Palu-3 memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas pasokan energi di Sulawesi. Pasokan listrik yang andal dibutuhkan untuk mendukung kegiatan rumah tangga, sektor industri, layanan publik, hingga aktivitas bisnis yang terus berkembang.
Manager PLN UPMK V, Ridwan Harjono, mengatakan keberhasilan pelaksanaan FYI tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak yang terlibat dalam proses inspeksi.
Menurut dia, seluruh rangkaian pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target berkat koordinasi yang baik, komitmen terhadap keselamatan kerja, serta fokus menjaga kualitas pekerjaan demi menjamin keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.
Keberhasilan tersebut juga melibatkan Project Site Team (PST), PLN UIP Sulawesi, PLN UPP Sulawesi Tengah, PLN PUSMANPRO UPMK V, tim operasi dan pemeliharaan, kontraktor EPC, vendor, serta para pemangku kepentingan lainnya.
Baca Juga: Pemprov Sulteng Mulai Bangun Jalan dan Jembatan Rp604,8 Miliar
Komitmen Menjaga Kinerja Infrastruktur Ketenagalistrikan
General Manager PLN PUSMANPRO, Aan Ridhoana Fitriaji, menegaskan penyelesaian inspeksi tahun pertama merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas aset ketenagalistrikan.
Menurutnya, PLN tidak hanya berfokus pada penyelesaian pembangunan proyek pembangkit, tetapi juga memastikan seluruh aset yang telah beroperasi mampu menghasilkan pasokan listrik yang aman, andal, dan efisien untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Rampungnya First Year Inspection Unit 1 PLTU Palu-3 menjadi langkah penting dalam menjaga performa pembangkit sekaligus memperkuat keandalan sistem kelistrikan Sulawesi. Dengan kondisi pembangkit yang terjaga, pasokan energi diharapkan semakin mampu mendukung aktivitas ekonomi dan pembangunan daerah secara berkelanjutan.***
Editor : Muhammad Awaludin