RADAR PALU – Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, menyambut dimulainya pembangunan dan rekonstruksi Ruas Jalan Palu–Kulawi dengan penuh rasa syukur.
Menurutnya, proyek yang selama ini dinantikan masyarakat akhirnya memasuki tahap pelaksanaan setelah ditandai dengan groundbreaking di Lapangan Sepak Bola Desa Kotapulu, Kecamatan Dolo, Minggu (7/6/2026).
Groundbreaking tersebut menjadi bagian dari Program Berani Lancar Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang mencakup pembangunan dan rekonstruksi jalan serta jembatan senilai Rp604,8 miliar di berbagai kabupaten.
Baca Juga: Air Terjun Bahomumpa Morowali, Surga Tersembunyi yang Langsung Mengalir ke Laut
Dalam sambutannya, Rizal mengatakan rekonstruksi Jalan Palu–Kulawi atau yang juga dikenal sebagai ruas Kalukubula–Gimpu merupakan kabar menggembirakan bagi masyarakat Kabupaten Sigi.
Pasalnya, akses jalan tersebut selama bertahun-tahun menjadi jalur utama yang menopang aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga mobilitas warga dari wilayah pegunungan menuju Kota Palu.
“Hari ini saya sangat berbahagia, karena rekonstruksi Jalan Palu-Kulawi atau yang sering kami sebut Kalukubula-Gimpu akhirnya terwujud. Groundbreaking ini menjadi penanda dimulainya pekerjaan yang telah lama dinantikan masyarakat,” kata Rizal.
Baca Juga: Bupati Sigi Tunjuk Rahmad Iqbal Jadi Plt Kadis Peternakan Usai Kasus Dugaan Korupsi
Ia menilai Program Berani Lancar yang digagas Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, merupakan jawaban atas aspirasi masyarakat yang selama ini mengeluhkan sejumlah titik kerusakan di ruas Palu–Kulawi.
Menurutnya, kondisi jalan yang belum sepenuhnya mantap selama ini menjadi salah satu kendala bagi masyarakat dalam mengakses layanan publik maupun mengangkut hasil pertanian dan perkebunan.
“Program Berani Lancar merupakan jawaban atas aspirasi warga, khususnya terkait kondisi ruas Jalan Palu-Kulawi yang selama ini masih terdapat sejumlah titik kerusakan dan menjadi kendala bagi mobilitas masyarakat maupun distribusi hasil perekonomian,” ujarnya.
Baca Juga: Final Check MTQ XXXI Sulteng, Bupati Rizal Sebut Kesiapan Sigi Sudah Capai 99 Persen
Rizal optimistis pembangunan yang dilaksanakan secara multi years tersebut akan memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan daerah, terutama dalam memperkuat konektivitas antarwilayah dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Melalui pembangunan secara multi years ini, kami optimistis akses transportasi akan semakin baik, konektivitas antarwilayah semakin kuat dan pertumbuhan ekonomi masyarakat semakin meningkat.
Ini adalah langkah nyata untuk menghadirkan infrastruktur yang lebih maju, aman, dan berkelanjutan bagi Kabupaten Sigi dan Sulawesi Tengah,” katanya.
Baca Juga: Dipimpin Wakil Bupati, Kafilah MTQ Kabupaten Buol Resmi Diterima Tuan Rumah Sigi
Bupati Sigi juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sulawesi Tengah yang tetap menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai prioritas meskipun pemerintah daerah tengah menghadapi tantangan efisiensi anggaran.
Menurut Rizal, komitmen tersebut menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam penyediaan akses jalan yang layak.
“Di tengah efisiensi anggaran, kami sangat mengapresiasi komitmen Bapak Gubernur Anwar Hafid yang tetap menempatkan pembangunan infrastruktur sebagai prioritas.
Baca Juga: BRI Cabang Palu Salurkan 522 Paket Daging Kurban untuk Panti Asuhan dan Dhuafa di Sigi Donggala
Jalan yang baik bukan hanya mempermudah akses masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi, memperlancar distribusi hasil produksi, dan mempercepat kemajuan daerah. Masyarakat Sigi tentu merasakan langsung manfaat dari pembangunan ini,” tegasnya.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang dijalankan pemerintah merupakan bentuk tanggung jawab kepada masyarakat, bukan untuk mencari popularitas maupun pencitraan.
Menurut Anwar, proyek senilai Rp604,8 miliar tersebut mencakup 24 paket pekerjaan jalan dan jembatan yang tersebar di sejumlah kabupaten di Sulawesi Tengah, termasuk ruas strategis Palu–Kulawi di Kabupaten Sigi.
“Ini bukan soal popularitas, bukan mencari simpati, dan bukan untuk dipuji. Ini adalah bentuk pertanggungjawaban pemerintah kepada rakyat. Uang rakyat harus kembali kepada rakyat dalam bentuk pembangunan yang nyata,” tegas Anwar.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para kepala daerah yang aktif memperjuangkan pembangunan di wilayahnya masing-masing, termasuk Bupati Sigi yang terus mengawal percepatan pembangunan ruas Palu–Kulawi karena memahami pentingnya akses tersebut bagi masyarakat.
Melalui Program Berani Lancar, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menargetkan peningkatan kemantapan jalan provinsi, penurunan biaya logistik, percepatan distribusi komoditas unggulan daerah, serta pembukaan akses wilayah terpencil guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di Sulawesi Tengah.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin