Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

STI Sulteng Bentuk Pengurus di Lima Daerah, Dorong Senam Tera Jadi Gerakan Kebugaran Masyarakat

Talib • Kamis, 4 Juni 2026 | 19:58 WIB
Ketua STI Sulawesi Tengah, Wijaya Chandra, menyerahkan SK kepengurusan STI Kabupaten Donggala kepada Ketua STI Donggala, Kitja Hora, Kamis (4/6). 
Ketua STI Sulawesi Tengah, Wijaya Chandra, menyerahkan SK kepengurusan STI Kabupaten Donggala kepada Ketua STI Donggala, Kitja Hora, Kamis (4/6). 

RADAR PALU – Pengurus Provinsi Senam Tera Indonesia (STI) Sulawesi Tengah terus memperkuat organisasi hingga ke daerah.

Ketua STI Sulteng, Wijaya Chandra, resmi menerbitkan surat keputusan (SK) kepengurusan STI di lima kabupaten dan kota sebagai langkah memperluas pengembangan olahraga kesehatan berbasis masyarakat.

Lima daerah yang telah memiliki kepengurusan resmi yakni Kota Palu, Kabupaten Donggala, Sigi, Banggai, dan Parigi Moutong.

Baca Juga: Saksi Sebut Tergugat Masih Aktif di Parpol

Penyerahan SK kepada Pengurus STI Kabupaten Donggala dilakukan langsung oleh Wijaya Chandra di Donggala, Kamis (4/6), dan diterima Ketua STI Donggala, Kitja Hora.

Sekretaris STI Sulteng, Amiruddin Masri, mengatakan pembentukan kepengurusan di daerah merupakan bagian dari upaya memperkuat jaringan organisasi sekaligus memperkenalkan senam tera kepada masyarakat secara lebih luas.

"SK kepengurusan Donggala sudah diserahkan, sementara untuk daerah lainnya akan segera dikirimkan ke alamat masing-masing. Kami juga mendorong kabupaten lain agar segera membentuk kepengurusan STI," ujar Amiruddin.

Baca Juga: Implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 135/PUU-XXII/2024 terhadap Pengisian Jabatan Kepala Daerah : Model  Holdover, Suatu Tawaran Regulatif

Menurut Wijaya Chandra, keberadaan pengurus di tingkat kabupaten memiliki peran strategis sebagai motor penggerak olahraga kesehatan, khususnya bagi kalangan lanjut usia. 

Pengurus daerah bertugas mengelola sasana senam, menyiapkan instruktur lokal, hingga membangun kemitraan dengan pemerintah daerah dan berbagai instansi terkait.

Selain itu, pengurus kabupaten diharapkan aktif menggelar kegiatan senam tera massal di tingkat kecamatan dan kelurahan, membentuk cabang hingga ranting di desa-desa, serta menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi instruktur sesuai standar kesehatan yang berlaku.

Baca Juga: Buol Tuan Rumah! Ribuan Anggota BPD se-Sulteng Bakal Reuni Akbar Agustus 2026

Ia juga mendorong seluruh pengurus untuk menjalin kolaborasi dengan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI), Dinas Kesehatan, dan pemerintah daerah guna menyukseskan program peningkatan kebugaran masyarakat.

Wijaya menjelaskan, Senam Tera Indonesia merupakan olahraga asli Indonesia yang mengombinasikan gerakan sederhana dan mudah dipelajari oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia. 

Selain meningkatkan kebugaran jasmani, senam tera juga diyakini memberikan manfaat bagi kesehatan mental dan kualitas hidup.

Baca Juga:   Puluhan Karung Sianida Ditangkap Polisi di Paleleh Buol

"Dengan organisasi yang semakin kuat dan terstruktur di daerah, kami berharap Senam Tera Indonesia dapat berkembang lebih luas, menjadi gaya hidup sehat masyarakat, sekaligus menginspirasi generasi muda untuk lebih aktif berolahraga," katanya. ***

Editor : Talib
#STI Sulteng #Senam Tera Indonesia #Pengurus STI Donggala #Senam Kesehatan Sulteng #Wijaya Chandra