Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Pemkab Buol Peringati Hari Lahir Pancasila 

Muchsin Siradjudin • Selasa, 2 Juni 2026 | 12:15 WIB
MEMIMPIN: Wabup Buol, Moh. Nasir Daimaroto (tengah, baju putih), memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026).(FOTO: DINAS KOMINFO BUOL
MEMIMPIN: Wabup Buol, Moh. Nasir Daimaroto (tengah, baju putih), memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026).(FOTO: DINAS KOMINFO BUOL

RADAR PALU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buol, memeringati Hari Lahir Pancasila, di halaman kantor Bupati Buol, Senin (1/6/2026). 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Buol selaku inspektur upacara, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, Ketua DPRD Ryan Nathaniel Kwendy, 
Kapolres Buol, AKBP Irwan, Pabung Kodim 1305-05/BT, Mayor CZI Basir Manra, Kasi Intel Kajari Buol, Adieka Rahaditianto, Pgs. Danposal Buol, Peltu Mar Agedeus Isya H.

Kemudian, Danramil 1305-05/Biau, Kapten Inf. Suyadi, Wakapolres Buol, Kompol Suraji, Danramil 1305-09/Bokat, Lettu Inf. Suhardi Karno, Danramil 1305-07/Bunobogu, Letda Inf. Jaya, Kepala BPS Edwin Jurnalis, Asisten Administrasi Umum Setda Buol, Wahyu Setiabudi, Kepala KPH Pogogul, Ir. Abram, SP., M.Si, pimpinan OPD, para Camat, dan pimpinan perbankan.

Baca Juga: FKKBB Buol Sembelih Empat Ekor Sapi, Sumbangsih untuk Kaum Duafa

Amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi, yang dibacakan Wabup Buol, tema Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia merupakan pernyataan tegas bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi jawaban bagi terciptanya perdamaian dunia yang abadi.

Menegaskan bahwa Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, di mana Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17.000 pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan.

Menyampaikan bahwa sesuai amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Buol Apresiasi Peluncuran 'Kolektif Prema Rupa' Sebagai Wadah Kreatif Generasi Muda

Nilai musyawarah dan mufakat yang dianut bangsa Indonesia merupakan instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik.

Mengajak seluruh elemen bangsa khususnya generasi muda sebagai penjaga masa depan untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup, dan tidak membiarkan nilai-nilai luhur Pancasila hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah.

Menitipkan Pancasila kepada para Menteri dan Kepala Daerah agar setiap kebijakan publik yang lahir berlandaskan keadilan sosial, memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan.

Baca Juga: Akselerasi Pendidikan, Pemkab Buol dan Untad Sosialisasikan Program RPL bagi Calon Mahasiswa PGSD dan Ilmu Pemerintahan (IP). 

Menegaskan pentingnya terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan.(****)

Editor : Muchsin Siradjudin
#Hari Lahir Pancasila #Pemersatu bangsa #Perdamaian dunia #Nilai-nilai luhur Pancasila