RADAR PALU - Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Moh. Sadly Lesnusa, menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 yang dipimpin Gubernur Sulteng, Dr. H. Anwar Hafid, di lapangan upacara Pogombo, Senin (1/6/2026).
Upacara tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tengah dr. Reny Arniwaty Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., Ketua Komisi I DPRD Sulteng Dr. Bartholomeus Tandigala, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulteng Dr. Novalina Wiswadewa, anggota Forkopimda, para Staf Ahli dan Asisten Gubernur, Kepala OPD, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sulteng membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia dengan tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Tema tersebut menegaskan pentingnya Pancasila sebagai dasar negara, pemersatu keberagaman, sekaligus pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Baca Juga: DPRD Sulteng Resmi Tutup Masa Persidangan II, Buka Masa Persidangan III Tahun Kedua 2024–2029
Dalam amanatnya ditegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar peringatan historis, melainkan momentum untuk meneguhkan kembali komitmen seluruh anak bangsa terhadap nilai-nilai dasar yang menjadi fondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pancasila harus senantiasa hadir sebagai sumber inspirasi, pedoman moral, dan arah dalam mewujudkan pembangunan nasional yang berkeadilan, berkeadaban, serta berkelanjutan.
Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, juga menegaskan bahwa Pancasila harus terus menjadi pedoman dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.
Menurutnya, nilai-nilai persatuan, gotong royong, toleransi, dan keadilan sosial harus diwujudkan secara nyata dalam setiap program dan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.
“Melalui momentum Hari Lahir Pancasila ini, mari kita perkuat komitmen bersama untuk menjaga persatuan, mempererat kebersamaan, serta terus menghadirkan karya dan pengabdian terbaik bagi kemajuan Sulawesi Tengah dan Indonesia,” ujar Gubernur.
Menanggapi momentum Hari Lahir Pancasila, Sekwan DPRD Sulteng, Moh. Sadly Lesnusa, menyampaikan bahwa peringatan ini harus dimaknai lebih dari sekadar agenda seremonial tahunan.
Baca Juga: DPRD Siap Kawal Komoditas Unggulan Sulteng, Terobos Pasar Dunia
Hari Lahir Pancasila menjadi momentum refleksi untuk memperkuat komitmen dalam mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Nilai persatuan, gotong royong, kemanusiaan, dan keadilan sosial harus terus menjadi landasan dalam penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat. Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga pedoman moral dalam setiap tugas dan pengabdian,” ujarnya.
Ia menambahkan, ketika nilai-nilai Pancasila hadir dalam setiap kebijakan, pelayanan publik, dan tindakan aparatur, maka kepercayaan masyarakat akan semakin kuat serta pembangunan dapat berjalan secara berkeadilan, inklusif, dan berkelanjutan.
Baca Juga: Wagub Reny Manfaatkan Kunker DPRD DKI untuk Kenalkan Potensi Sulteng
“Momentum Hari Lahir Pancasila harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menumbuhkan semangat kebangsaan, mempererat persatuan, dan menghadirkan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan daerah,” pungkasnya.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 diharapkan menjadi penguat komitmen seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan, memperkokoh semangat kebangsaan, serta menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pijakan dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin