RADAR PALU – Pangkalan TNI-AL Palu menggelar peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 dengan berbagai kegiatan, diantaranya tabur bunga di tengah laut (Teluk Palu), atraksi pendaratan pasukan oleh pasukan Marinir TNI-AL, pendaratan Gubernur Sulteng H. Anwar Hafid bersama Panglima Kodam (Pangdam) XXIII Palakawira Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar serta pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng, di pesisir pantai Kampung Nelayan, Kota Palu, Senin (1/6/2026).
Selain atraksi pendaratan pasukan Marinir di daratan Talise, Teluk Palu, Pangkalan TNI-AL juga melakukan aksi sosial dengan melakukan pembagian sembako kepada warga sekitar Kampung Nelayan Kelurahan Talise Palu, para nelayan yang memiliki tambatan perahu di Kampung nelayan, pemeriksaan kesehatan gratis, dan aksi donor darah gratis oleh PMI Kota Palu.
Gubernur saat dimintai tanggapannya usai melakukan tabur bunga di laut dalam rangka memeringati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026, merasa bersemangat, dan mengaku baru kali ini mengikuti tabur bunga di laut dengan kapal perang.
Baca Juga: Komisi IX DPR RI Kunker ke Sulawesi Tengah 1-3 Juni 2026, Serap Masukan RUU Ketenagakerjaan
“Saya senang sekali, ini momen penting bagi saya. Karena seumur hidup saya, baru kali ini tabor bunga untuk para pahlawan kita itu di tengah laut dengan kapal perang, KRI Kupang 519, “ kata Gubernur Sulteng, H. Anwar Hafid.
Di kesempatan itu, Gubernur mengatakan baru kali ini melihat laut Palu yang indah dari tengah laut.
“Saya berterima kasih kepada Pangkalan TNI-AL yang telah menggelar Hari Lahirnya Pancasila dengan sangat hikmad. Apalagi menggelar aksi sosial, donor darah, cek kesehatan gratis, pembagian sembako kepada seluruh warga yang ada di sini, “ ujar Gubernur.
Baca Juga: Dukung Kinerja TNI AL, Pemkot Palu Hibahkan Aset Tanah ke Lanal Palu
Dia juga berharap, TNI-AL dapat menjaga Indonesia ini di jalur laut, khususnya Selat Makassar yang dapat memaksimalkan potensinya yaitu peningkatan ekonomi.
Menurut Dan Satgas Kolonel Laut (P) Agung Nugroho, digelarnya peringatan Trisula di Palu mengingat pentingnya tugas TNI-AL adalah menegakan hukum, dan menjaga kedaulatan NKRI.
“Satgas ini merupakan giat AKLI 2, dimana wilayah Kota Palu merupakan komunitas Selat Makassar, maka kita perlu memuatkan perhatiannya untk menjaga wilayah laut di Selat Makassar ini, “ papar Kolonel Agung Nugroho.
Sementara itu, Danlanal Palu, Kolonel Marinir Ali Wardana, mengungkapkan, bakti sosial juga dilaksanakan di Kota Palu, yaitu di Kampung Nelayan yang lebih ramai.
Ali Wardana sangat berharap dibalik peringatan Hari Lahir Pancasila, dengan melibatkan Satgas Ops Trisula-26 Tahap II ini akan meningkatkan animo pemuda di Sulawesi Tengah untuk masuk berkarier dan mengabdikan dirinya di TNI-AL.
“Saya berharap akan meningkat animo pemuda kita untuk menjadi tentara, khususnya TNI-AL, “ pungkas Ali Wardana.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin