Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Razia Gabungan di Lapas Parigi, 12 WBP Positif Narkoba dan 7 Handphone Disita

Rahmad Fadhil • Senin, 25 Mei 2026 | 16:12 WIB
RAZIA GABUNGAN LAPAS : Petugas gabungan dari Kanwil Ditjenpas Sulteng, Polsek Parigi, dan Lapas Kelas III Parigi melakukan pemeriksaan kamar hunian warga binaan saat razia gabungan di Lapas Parigi, Desa Olaya, Kecamatan Parigi, Sabtu malam (23/5/2026).(FOTO: RAHMAT FADHIL/RADAR PALU).
RAZIA GABUNGAN LAPAS : Petugas gabungan dari Kanwil Ditjenpas Sulteng, Polsek Parigi, dan Lapas Kelas III Parigi melakukan pemeriksaan kamar hunian warga binaan saat razia gabungan di Lapas Parigi, Desa Olaya, Kecamatan Parigi, Sabtu malam (23/5/2026).(FOTO: RAHMAT FADHIL/RADAR PALU).

RADAR PALU – Upaya pemberantasan peredaran narkoba dan barang terlarang di lingkungan lembaga pemasyarakatan kembali digencarkan.

Tim gabungan dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah bersama personel Polsek Parigi dan petugas Lapas Kelas III Parigi menggelar sidak serta razia besar-besaran di seluruh blok hunian warga binaan, Sabtu malam (23/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Lapas Kelas III Parigi, Desa Olaya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong itu dipimpin langsung jajaran Kanwil Ditjenpas Sulteng sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan serta pemberantasan peredaran handphone, narkoba, dan barang terlarang lainnya di dalam lapas.

Baca Juga: UMKM Desa Jadi Fokus, Pemkab Parimo Dorong Ekonomi Kerakyatan Lewat Gerbang Desa

Razia dimulai sekitar pukul 18.45 WITA diawali apel kesiapan yang dipimpin Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Ditjenpas Sulteng, Maulana Luthfiyanto. Selanjutnya, personel gabungan dibagi menjadi dua regu untuk menyisir seluruh kamar hunian warga binaan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Tengah Bagus Kurniawan, Kalapas Kelas III Parigi Fentje, Wakapolsek Parigi IPTU Dewa Eka Winaya, personel Polsek Parigi, serta jajaran petugas lapas.

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemeriksaan badan, barang pribadi, hingga sudut kamar hunian warga binaan.

Baca Juga: Bupati Parimo Buka Lomba Menu Bergizi B2SA, Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal

Selain itu, petugas juga melaksanakan tes urine terhadap puluhan warga binaan sebagai bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di dalam lapas.

Dari hasil tes urine terhadap 63 warga binaan, sebanyak 12 orang dinyatakan positif narkoba, sementara 51 lainnya negatif.

Petugas juga menemukan sejumlah barang terlarang dan benda berpotensi membahayakan, di antaranya tujuh unit handphone, tiga powerbank, charger, alat isap vape, senjata tajam rakitan, hingga berbagai benda logam dan kaca yang langsung disita untuk kepentingan pengamanan.

Baca Juga: Satpolairud Polres Parimo dan Warga Bersatu Selamatkan Pesisir Pantai Desa Lebo

Saat ini jumlah penghuni Lapas Kelas III Parigi tercatat mencapai 374 orang yang terdiri dari 253 narapidana dan 121 tahanan.

Kasi Humas Polres Parigi Moutong IPTU Arbit menegaskan, keterlibatan Polri dalam pengamanan razia gabungan tersebut merupakan bentuk komitmen dalam mendukung program nasional pemberantasan narkoba dan praktik ilegal di dalam lapas.

“Sinergitas antara Polri, pihak lapas, dan Kanwil Ditjenpas menjadi langkah penting dalam menciptakan situasi lapas yang aman dan bersih dari peredaran narkoba maupun penggunaan alat komunikasi ilegal. Hasil razia ini akan menjadi bahan evaluasi bersama untuk memperkuat pengawasan ke depan,” tegasnya.

Baca Juga: BBM Subsidi Diduga Mengalir ke PETI, Nama Kasatreskrim Polres Parimo Terseret

Ia menambahkan, Polres Parigi Moutong akan terus meningkatkan koordinasi dan pengawasan guna menutup celah masuknya barang-barang terlarang ke lingkungan lapas.

“Kami mendukung penuh pelaksanaan sidak secara rutin dan berkelanjutan. Terhadap warga binaan yang terindikasi positif narkoba akan dilakukan pendalaman lebih lanjut guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan peredaran narkoba di dalam lapas,” tambahnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 22.40 WITA dan berlangsung aman, tertib, serta kondusif di bawah pengamanan personel gabungan.(***)

Editor : Muchsin Siradjudin
#Laps Kelas III Parigi #Kembali digencarkan #Banyak tertangkap dan disita #razia