RADAR PALU - Sejumlah warga Kelurahan Maahas, Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, melakukan aksi pemblokiran di jalur utama Trans Sulawesi, Senin (25/5/2026).
Aksi tersebut mengakibatkan kemacetan panjang di ruas jalan utama yang menghubungkan sejumlah wilayah di Kabupaten Banggai.
Akibat penutupan jalan tersebut, antrean kendaraan tampak mengular dari dua arah. Tidak hanya di jalur utama, kepadatan kendaraan juga terjadi di sejumlah jalur alternatif akibat pengalihan arus lalu lintas yang dilakukan petugas di lapangan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi pemblokiran jalan dilakukan sebagai bentuk kekecewaan masyarakat terhadap lambatnya penanganan kasus penganiayaan yang saat ini tengah ditangani oleh pihak kepolisian.
Warga menilai proses penanganan perkara tersebut belum menunjukkan perkembangan yang jelas, sehingga memicu aksi protes dengan menutup akses jalan Trans Sulawesi.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih berada di lokasi untuk melakukan pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas guna mengurai kemacetan yang terjadi.
Baca Juga: Pemkab Banggai Peringati Harkitnas ke-118, Soroti Tantangan Era Digital
Selain itu, pihak kepolisian juga terus melakukan mediasi dengan masyarakat agar aksi pemblokiran jalan dapat segera diselesaikan dan arus transportasi kembali normal.
Situasi di lokasi terpantau masih dipadati kendaraan, sementara warga dan aparat kepolisian terus melakukan komunikasi untuk mencari solusi atas tuntutan masyarakat.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin