RADAR PALU — Bencana banjir dan tanah longsor melanda Desa Toro, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada Minggu (24/5/2026) sore.
Peristiwa tersebut dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah itu dan menyebabkan luapan sungai hingga merendam lahan pertanian warga.
Berdasarkan laporan TRC dan Pusdalops BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, banjir terjadi sekitar pukul 17.40 WITA.
Baca Juga: Enam Desa di Sigi Jadi Percontohan Program Adaptasi Perubahan Iklim hingga 2028
Luapan air disebut dipicu oleh penyempitan aliran sungai yang mengakibatkan air meluber ke area persawahan dan fasilitas penggilingan padi milik masyarakat.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Asbudianto, S.T., M.Si., mengatakan banjir dan longsor yang terjadi di Desa Toro telah berdampak pada lahan pertanian warga serta akses jalan penghubung antar desa.
“Banjir terjadi akibat penyempitan aliran sungai sehingga memicu luapan air yang merendam penggilingan padi dan area persawahan warga.
Baca Juga: Pemkab Sigi Tertibkan Warung di Dermaga Tomado, Pemanfaatan Aset Dinilai Tak Sesuai Peruntukan
Selain itu, terjadi juga tanah longsor akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut,” ujar Asbudianto dalam laporan resmi BPBD Sulteng.
Akibat kejadian tersebut, sekitar 50 hektare sawah warga terdampak genangan air. Selain itu, penggilingan padi milik masyarakat ikut terdampak, sementara jalan penghubung Desa Toro dan Sungku mengalami longsor.
Meski demikian, hingga laporan diterima pada Minggu malam pukul 20.16 WITA, tidak terdapat korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat bencana tersebut.
Baca Juga: Memaknai hari Arafah dari prespektif Teologi, Sosial, Hukum dan Demokrasi
“Air masih menggenangi lahan pertanian masyarakat,” tambahnya.
Saat ini, BPBD Provinsi Sulawesi Tengah bersama TRC BPBD Kabupaten Sigi dan aparat Desa Toro telah melakukan assessment di lokasi kejadian serta koordinasi penanganan awal.
BPBD Sulteng juga menyebut kebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah normalisasi sungai guna mengantisipasi banjir susulan apabila hujan kembali mengguyur wilayah tersebut.
Baca Juga: Hainan Lirik Potensi Sulteng, Kerja Sama Pertanian hingga Investasi Dibahas
Laporan kejadian tersebut turut disampaikan kepada BNPB RI, Kementerian Sosial RI, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, serta sejumlah instansi terkait lainnya. (***)
Editor : Muchsin Siradjudin