RADARPALU - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mengungkapkan hantavirus merupakan penyakit yang berbahaya karena dapat menyerang dua organ vital sekaligus, yakni ginjal dan saluran pernapasan.
Plt. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sulteng, dr. Moh. Ikbal menjelaskan, hantavirus memiliki dua tipe penyakit utama.
Tipe pertama adalah Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) yang menyerang ginjal dan berpotensi menyebabkan gagal ginjal pada penderita.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Kejati Sulteng Perkuat Pengawasan Kepatuhan Program Jaminan Sosial
“Kalau tipe yang menyerang ginjal, biasanya pasien mengalami demam, sakit kepala, nyeri badan, lemas, bahkan ada yang sampai kuning,” ujarnya saat ditemui Tim Radar Palu Jawa Pos, di Kantor Dinkes Sulteng, Rabu (20/05).
Sementara tipe kedua adalah Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang menyerang saluran pernapasan. Penderita dapat mengalami batuk, sesak napas, demam, serta nyeri pada tubuh.
Menurutnya, kasus dengan kondisi berat umumnya membutuhkan penanganan intensif di rumah sakit karena gangguan yang ditimbulkan dapat berkembang dengan cepat.
Baca Juga: Kasus Muncul di Sulut, Sulteng Tingkatkan Kewaspadaan Hantavirus
Ikbal mengatakan hantavirus saat ini menjadi perhatian dunia internasional karena telah ditemukan di berbagai negara.
Di Indonesia sendiri, kasus terkonfirmasi juga sudah ditemukan di sejumlah provinsi.
“Ini yang membuat kita harus lebih waspada karena penyakit ini bisa berkembang menjadi gagal pernapasan maupun gagal ginjal,” katanya.
Masyarakat diminta mengenali gejala awal penyakit dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan yang mengarah pada hantavirus.(mg2)
Editor : Mugni Supardi