RADAR PALU - Bangunan Gedung Koperasi Merah Putih di Desa Bubung, Kecamatan Luwuk Selatan, memang telah selesai dibangun.
Cat tembok masih tampak baru, aliran listrik sudah terpasang, dan konstruksi fisiknya dinyatakan rampung sejak dua bulan terakhir. Namun hingga kini, gedung tersebut belum juga difungsikan.
Kondisi itu mulai menjadi perhatian warga. Harapan besar masyarakat agar koperasi bisa menjadi pusat aktivitas ekonomi desa sementara masih tertahan karena fasilitas penunjang di dalam gedung belum tersedia.
Kepala Desa Bubung, Idham Milang, membenarkan bahwa gedung koperasi belum dapat dioperasikan meski pembangunan fisiknya telah selesai sepenuhnya. Menurutnya, keterbatasan sarana pendukung menjadi kendala utama.
“Bangunannya memang sudah selesai. Tapi untuk digunakan, masih ada fasilitas yang harus dilengkapi,” kata Idham saat dikonfirmasi media.
Ia menjelaskan, saat ini gedung baru memiliki sambungan listrik, sementara perlengkapan lain seperti meja dan kursi, perangkat administrasi, hingga sarana operasional koperasi masih belum tersedia.
Baca Juga: Kejati Sulteng Setujui Restorative Justice dan Plea Bargain Dua Perkara di Banggai dan Buol
Akibatnya, gedung yang sedianya diproyeksikan menjadi pusat penggerak ekonomi masyarakat desa itu masih tampak kosong tanpa aktivitas.
Pemerintah desa, lanjut Idham, tengah berupaya mencari solusi agar kebutuhan fasilitas pendukung dapat segera dipenuhi. Langkah tersebut dinilai penting agar bangunan yang telah menghabiskan anggaran pembangunan tidak berakhir menjadi aset yang belum termanfaatkan.
Warga Desa Bubung sendiri berharap koperasi tersebut segera beroperasi, mengingat keberadaannya diyakini dapat membantu meningkatkan aktivitas usaha masyarakat dan memperkuat perekonomian desa.
Baca Juga: Pemkab Banggai Peringati Harkitnas ke-118, Soroti Tantangan Era Digital
Meski demikian, hingga saat ini belum ada kepastian mengenai jadwal pengadaan fasilitas maupun waktu resmi dimulainya operasional Gedung Koperasi Merah Putih tersebut.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin