Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Program SEHATI Bantu Kader Posyandu Pahami Skrining Hipertensi Kehamilan

Mugni Supardi • Kamis, 21 Mei 2026 | 13:18 WIB
Tim dosen Program Studi D3 Kebidanan Poso Poltekkes Kemenkes Palu melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat tahap akhir melalui Program SEHATI.
Tim dosen Program Studi D3 Kebidanan Poso Poltekkes Kemenkes Palu melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat tahap akhir melalui Program SEHATI.

RADARPALU – Tim dosen Program Studi D3 Kebidanan Poso Poltekkes Kemenkes Palu melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat tahap akhir melalui Program SEHATI tentang skrining hipertensi dalam kehamilan di Desa Lantojaya, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso.

Kegiatan yang berlangsung di Posyandu Desa Tonipa pada Senin (18/5/2026) tersebut dipimpin Fransisca Noya, SST., M.Keb dan Khuzaifah, S.T.Keb., M.Tr.Keb.

Kegiatan ini menjadi tahapan terakhir dari rangkaian pengabdian masyarakat yang sebelumnya telah dilaksanakan pada Februari dan April 2026.

Baca Juga: Laut Zona Terbatas DSLNG Jadi Ruang Aman Kerang Raksasa dan Terumbu Karang

Pada tahap ketiga ini, tim pengabdi melakukan monitoring dan evaluasi terhadap keterampilan kader posyandu dalam memberikan edukasi mengenai skrining hipertensi pada ibu hamil serta dampak penggunaan kontrasepsi hormonal bagi akseptor KB.

Evaluasi dilakukan melalui wawancara langsung kepada sejumlah ibu hamil dan akseptor KB hormonal yang sebelumnya telah mendapatkan edukasi dari kader posyandu Desa Lantojaya.

Fransisca Noya menjelaskan, hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader setelah mengikuti pelatihan dan edukasi dalam program tersebut.

Baca Juga: BPR Prima Artha Sejahtera Masuk Top 100 BPR 2026 Versi The Finance, White Bank Palu Perkuat Posisi di Industri Perbankan Mikro

Selain itu, pemahaman masyarakat terkait hipertensi dalam kehamilan dan dampak KB hormonal juga mengalami peningkatan.

“Melalui kegiatan ini, kader tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu memberikan edukasi kepada masyarakat sehingga pengetahuan ibu hamil dan akseptor KB semakin meningkat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Lantojaya, bidan desa, dan seluruh kader posyandu yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat tersebut.

 

Menurutnya, keterlibatan aktif kader menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan ibu hamil dan penggunaan kontrasepsi hormonal secara tepat.

Program SEHATI diharapkan dapat terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam pencegahan hipertensi pada kehamilan dan edukasi kesehatan reproduksi di wilayah Kabupaten Poso.(*)

Editor : Mugni Supardi
#pengabdian masyarakat #hipertensi kehamilan #Program SEHATI #Poltekkes Kemenkes Palu #kader Posyandu