Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Milad yang Mengaduk Rasa, Air Mata dan Kebanggaan

Muchsin Siradjudin • Senin, 18 Mei 2026 | 15:24 WIB
AIR MATA:  Beberapa senior dan kader muda PKS, secara spontan langsung memeluk H Marwan, bahkan ada yang mencium tangannya, padahal pemutaran video masih berlangsung.(FOTO: PKS SULTENG/RADAR PALU)
AIR MATA: Beberapa senior dan kader muda PKS, secara spontan langsung memeluk H Marwan, bahkan ada yang mencium tangannya, padahal pemutaran video masih berlangsung.(FOTO: PKS SULTENG/RADAR PALU)

RADAR PALU - Kali ini, momentum Milad PKS ke 24, yang digelar di Sulteng, Sabtu (16/5/2026) benar-benar mengaduk rasa, dari air mata mengharukan, dan tangis kebanggan, dan semangat berkontribusi untuk Nusantara.

Dimulakan dengan sambutan Ketua DPW PKS Sulteng, saat membacakan QS Al Anfal ayat 26, para kader PKS, mulai menitikkan air mata, banyak yang kemudian tertunduk, mengenang masa-masa sulit, masa "revolusi", mengorbankan semuanya, bahkan tidak jarang, ada yang saling berpelukan, dalam isak tangis.

Saat pemutaran kilas balik partai berbasis kader dan dakwah ini, sosok politis senior H Marwan, Ketua PK tahun 1998, sebagai salah satu "Assabiqunal Awwalun" di partai berlambang sabit kembar dan padi itu, kiprahnya menjadi ketua pertama, setelah melalui tahapan shalat istikharah, usai ditawari menjadi pengurus partai oleh cucu Guru Tua, Habib Salim Al Djufrie.

Baca Juga: Semarak Rangkaian Milad PKS Ditutup Seremoni Sederhana Sarat Makna

Sontak malam itu, beberapa senior dan kader muda PKS, secara spontan langsung memeluk H Marwan, bahkan ada yang mencium tangannya, padahal pemutaran video masih berlangsung.

Klimaksnya, ketika perjalanan video, sampai kepada sesi menampilkan foto-foto kader partai yang telah berpulang, dalam keadaan gelap, beberapa undangan mulai terisak, namun tertutup suara musik, yang sangat mengaduk rasa, bahkan ada yang tidak mampu menahan air mata, langsung keluar gedung.

Hingga kemudian,kesedihan memuncak, saat video menampilkan pasangan AllahuYarham, Ustdaz Muhammad Ali Lamu bersama istrinya, yang juga berpulang beberapa bulan lalu, musik meninggi, suara doa-doa, yang dikirim kepada kedua sosok paling sederhana di PKS itu, begitu keras terdengar. 

Baca Juga: Legislator dari DPRD Tolitoli Silaturrahim ke Fraksi PKS DPRD Sulteng

Pemutaran video berakhir, namun panitia sedikit menunda, menyalakan lampu, karena undangan masih larut dalam rasa.

Kemudian di akhir acara milad, Hymne PKS dinyanyikan secara bersama-sama, suasana semakin terasa menguat.

"Ada semangat yang mengalir, ketika lagu ini kami nyanyikan bersama. Ada janji yang terus berusaha dipenuhi," tutup Ketua DPW PKS Sulteng, Muhammad Wahyuddin S ST.(***)

Editor : Muchsin Siradjudin
#Kegiatan Milad #PKS ke 24 tahun 2026 #Kader muda PKS #sulawesi tengah