Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

APBMI Morowali Utara Gelar Muscab Perdana

Ilham Nusi • Rabu, 13 Mei 2026 | 19:44 WIB
MUSCAB: Pengurus DPP APBMI dan DPC APBMI Morowali Utara di sela penyelengaran Musyawarah Cabang (Muscab) Ke-I Dewan Pengurus Cabang Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (DPC APBMI) Kabupaten Morowali Utara (Morut) digelar di Berlian Mamala Resort, Kolonodale, Rabu (13/5/2026). (FOTO: ILHAM NUSI/RADAR PALU)
MUSCAB: Pengurus DPP APBMI dan DPC APBMI Morowali Utara di sela penyelengaran Musyawarah Cabang (Muscab) Ke-I Dewan Pengurus Cabang Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (DPC APBMI) Kabupaten Morowali Utara (Morut) digelar di Berlian Mamala Resort, Kolonodale, Rabu (13/5/2026). (FOTO: ILHAM NUSI/RADAR PALU)

RADAR PALU - Musyawarah Cabang (Muscab) Ke-I Dewan Pengurus Cabang Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (DPC APBMI) Kabupaten Morowali Utara (Morut) digelar di Berlian Mamala Resort, Kolonodale, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan ini menjadi tonggak awal perjalanan organisasi APBMI Morut dalam memperkuat sektor usaha bongkar muat di tengah pesatnya pertumbuhan industri dan aktivitas logistik di wilayah tersebut.

Ketua Panitia Muscab I DPC APBMI Morut, Hermansyah, menyebut agenda tersebut bukan sekadar kegiatan formal organisasi, melainkan momentum membangun semangat kolaborasi dan persaudaraan antar pelaku usaha bongkar muat di daerah itu.

Baca Juga: Anggota DPRD Morut Mastam Mustaring Desak Penyelesaian Dugaan Pencemaran Tambak Bungintimbe 

Dalam sambutannya, Hermansyah menyebut Muscab perdana APBMI Morut mengangkat tema "Sinergi dan Kolaborasi Menuju Pelayanan Bongkar Muat yang Unggul, Modern, dan Berkelanjutan".

Tema itu dinilai relevan dengan perkembangan Morut yang terus tumbuh sebagai kawasan industri dan logistik strategis di Sulawesi Tengah.

Menurut dia, pertumbuhan industri yang sangat cepat harus diimbangi dengan kesiapan pelaku usaha bongkar muat yang profesional, kompetitif, dan mampu mengikuti perkembangan regulasi maupun kebutuhan industri.

Baca Juga: Tomori Trail Run Morut Sukses Digelar, Jalur Ekstrem dan Panorama Alam Jadi Magnet Peserta

"Morut memiliki potensi besar di sektor pelabuhan dan logistik. Aktivitas industri yang terus berkembang tentu membuka peluang besar pula bagi perusahaan bongkar muat," ujar Hermansyah.

Panitia berharap APBMI Morut nantinya menjadi wadah memperkuat komunikasi antar anggota, meningkatkan kapasitas perusahaan bongkar muat, sekaligus menciptakan iklim usaha yang sehat dan kondusif.

Sementara itu, Ketua Demisioner DPC APBMI Morut, Baso Alam, menjelaskan perjalanan organisasi tersebut dimulai dengan jumlah anggota yang sangat terbatas.

Baca Juga: Bupati Delis Berharap UKW PWI Morut Lahirkan Wartawan Kompeten dan Berintegritas

Dia mengungkapkan, saat DPC APBMI Morut mulai terbentuk pada 2022, organisasi hanya beranggotakan empat perusahaan bongkar muat.

Meski demikian, para anggota terus berjuang membangun eksistensi APBMI Morut hingga berkembang menjadi salah satu wadah usaha profesional di daerah.

"Awalnya hanya empat PBM yang berusaha di Morut, sekarang berkembang hampir mencapai 80 PBM," ungkapnya.

Baca Juga: Ketua DPRD Morut Minta PT KLS Kembalikan Lahan Masyarakat Bungku Utara dan Mamosalato

Perkembangan tersebut, menurutnya, tidak lepas dari dukungan pemerintah, stakeholder pelabuhan, hingga pembinaan dari pengurus pusat APBMI.

Dalam kesempatan itu, Ketua Demisioner juga memperkenalkan Ketua Umum DPP APBMI, H. Juswandi Khristanto, yang hadir langsung dalam Muscab tersebut.

Dia menjelaskan bahwa pada awal terbentuknya kepengurusan APBMI, Kabupaten Morowali dan Morowali Utara masih berada dalam satu struktur DPC. Namun, pada 2021, DPC APBMI Morut resmi berdiri sendiri.

Baca Juga: Perkuat Layanan, Polres Morut Mulai Pembangunan Polsubsektor Petasia Barat  

Juswandi dikenal sebagai CEO Daisy Group sekaligus perintis dan pendiri Indonesia Shipping Agencies Association (ISAA), organisasi yang bergerak di sektor keagenan kapal nasional.

Kehadiran Ketua Umum DPP APBMI di Morut, kata Alam, menjadi bentuk dukungan nyata terhadap perkembangan perusahaan bongkar muat di wilayah industri Morut.

Baso juga menyampaikan capaian keselamatan kerja perusahaan bongkar muat di bawah naungan organisasi tersebut.

Baca Juga: Jejak Solar Ilegal di Kabupaten Morut, Sopir Ditangkap, Dalangnya Masih Bebas Berkeliaran

Dia menyebut seluruh PBM anggota APBMI Morut tidak pernah mengalami insiden selama menjalankan aktivitas bongkar muat dalam kurun waktu operasional mencapai 1.444 jam kerja.

"Boleh dikata zero insiden," ujarnya.

Capaian itu disebut sebagai hasil kerja sama seluruh anggota, dukungan pihak pelabuhan, serta komitmen perusahaan dalam menjaga standar keselamatan kerja di area bongkar muat.

Baso lantas menyampaikan apresiasi kepada Kepala UPP Kelas III Kolonodale yang selama ini menjadi pembina dan penasihat organisasi dalam tiga periode regenerasi kepemimpinan.

Dia mengenukakan dukungan pihak UPP sangat membantu aktivitas dan perkembangan perusahaan bongkar muat di Morut.

Selain itu, apresiasi juga disampaikan kepada Bupati Morut Delis Julkarson Hehi yang selama lima tahun terakhir disebut terus memberikan dukungan terhadap keberadaan APBMI Morut.

Tak hanya pemerintah daerah, para pimpinan Terminal Khusus (Tersus) juga mendapat penghargaan karena dinilai memberi ruang dan kesempatan kepada perusahaan bongkar muat lokal untuk berkembang.

"Terima kasih kepada para pimpinan tersus yang telah memberikan kesempatan kami sebagai pusat bongkar muat selama lima tahun ini," katanya.

Menutup sambutannya, Ketua Demisioner DPC APBMI Morut meminta seluruh anggota tetap menjaga solidaritas organisasi siapapun yang nantinya terpilih dalam Muscab.

Dia memastikan seluruh anggota akan terus mendukung program-program APBMI Morut demi memperkuat industri bongkar muat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurut dia, Muscab perdana tersebut diharapkan menjadi semangat baru bagi perusahaan bongkar muat di Morut untuk tumbuh bersama dan semakin profesional di tengah pesatnya perkembangan kawasan industri di daerah itu.

"Kami berjanji akan sama-sama mendukung apa yang menjadi program APBMI Morut ke depan," sebut Baso.

Agenda Muscab dilanjutkan dengan pemilihan Ketua DPC APBMI Morut untuk periode selanjutnya. (***)

Editor : Muchsin Siradjudin
#Muscab Perdana #DPC APBMI Morut #Perjalanan organisasi #Aktivitas logistik