RADAR PALU — Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyambut hangat kunjungan kerja Wakil Bupati Minahasa Tenggara, Fredy Tuda bersama rombongan di Ruang Kerja Wakil Bupati Parigi Moutong, Selasa (12/5/2026).
Kunjungan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antardaerah sekaligus membuka peluang kerja sama di berbagai sektor, khususnya pengembangan pertanian dan ketahanan pangan.
Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, menerima langsung rombongan didampingi Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Aswini Dimple, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Soviana, Sekretaris Dinas Pariwisata Eny Susilowati, Kepala Dinas Pertanian Dadang Priatna, Sekretaris Dinas Pertanian Sunarti serta Bidang Ketahanan Pangan Rahmatia.
Baca Juga: Kapolres Parimo Sidak Layanan Publik, Tegaskan Tak Ada Ruang untuk Pelayanan Lamban dan Pungli
Dalam sambutannya, Abdul Sahid menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menyebutnya sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi antarwilayah dalam pengembangan sektor pertanian.
“Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk saling bertukar pengetahuan, pengalaman dan gagasan demi mewujudkan sistem pertanian yang maju, mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menegaskan sektor pertanian memiliki peran strategis sebagai penyangga ketahanan pangan, sumber peningkatan kesejahteraan masyarakat, pencipta lapangan kerja serta penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
Baca Juga: Pemkab Parimo Serahkan Dokumen Sekolah Rakyat ke Kemensos, Wamen Agus Jabo Apresiasi Kesiapan Daerah
Menurutnya, pengembangan pertanian harus terus didorong melalui inovasi, kolaborasi lintas daerah, penguatan sumber daya manusia serta penerapan teknologi yang sesuai kebutuhan masyarakat.
Abdul Sahid juga memaparkan potensi besar yang dimiliki Parigi Moutong, mulai dari tanaman pangan, hortikultura, perkebunan hingga sektor perikanan yang memiliki prospek pengembangan luas di Sulawesi Tengah.
Sementara itu, Wakil Bupati Minahasa Tenggara Fredy Tuda mengungkapkan rencana kunjungan tersebut sebenarnya telah disusun sejak tiga bulan lalu, namun baru dapat terlaksana karena padatnya agenda pemerintahan di daerahnya.
Baca Juga: Pemkab Parimo Tegaskan Komitmen Dukung Kampung Nelayan Merah Putih di Bolano Tengah
Ia mengatakan, di tengah kebijakan efisiensi anggaran, pemerintah daerah dituntut lebih inovatif agar pembangunan dan peningkatan pendapatan daerah tetap berjalan.
“Kami datang untuk belajar. Banyak informasi positif yang kami terima tentang Parigi Moutong, khususnya pengembangan durian dan pusat pembibitan tanaman yang dikelola dengan baik,” ungkap Fredy.
Menurutnya, kondisi alam Minahasa Tenggara juga sangat mendukung pengembangan pertanian karena memiliki tanah subur dan iklim yang cocok untuk berbagai komoditas.
Ia berharap dinas pertanian di kedua daerah dapat segera menjalin komunikasi intensif dan menyusun langkah kerja sama agar berbagai inovasi yang dipelajari di Parigi Moutong dapat diterapkan di Minahasa Tenggara.
Selama kunjungan, rombongan meninjau sejumlah lokasi pembibitan dan lahan pertanian unggulan di Kabupaten Parigi Moutong serta berdiskusi mengenai teknik budidaya, manajemen pengelolaan hingga strategi pemasaran hasil pertanian.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin