RADAR PALU — Di balik peluncuran maskot Porprov X Sulawesi Tengah 2026, tersimpan filosofi yang ingin menggambarkan karakter atlet Sulawesi Tengah di arena olahraga.
Maskot bernama “Si Jonga” resmi diperkenalkan saat peluncuran logo, maskot, dan jingle Porprov X Sulteng 2026 di Gedung Serbaguna Ahmad Hadie, Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Rabu malam (12/5/2026).
Jonga, Nama Lain Rusa
Baca Juga: Porprov Sulteng 2026 Diluncurkan, Morowali Siap Jadi Tuan Rumah
Jonga adalah sebutan lokal untuk rusa Sulawesi (Cervus timorensis macassaricus) .
Hewan tersebut dipilih karena dianggap memiliki karakter yang identik dengan dunia olahraga, mulai dari kelincahan, kecepatan, ketangguhan, hingga daya juang tinggi saat menghadapi tantangan.
Karakter rusa juga menggambarkan semangat kompetitif yang tetap menjunjung sportivitas dalam setiap pertandingan.
Melalui maskot itu, panitia ingin menghadirkan identitas Porprov yang lebih dekat dengan nilai semangat, energi muda, dan perjuangan para atlet Sulawesi Tengah.
Baca Juga: CDM Meeting I Porprov X Sulteng Resmi Dibuka
Simbol Daya Juang Atlet
“Si Jonga” tidak hanya menjadi ikon visual Porprov X Sulteng 2026, tetapi juga simbol motivasi bagi seluruh peserta yang akan bertanding.
Semangat rusa yang aktif dan tangkas diharapkan menjadi representasi atlet-atlet Sulawesi Tengah yang mampu tampil cepat, kuat, dan pantang menyerah di arena pertandingan.
Maskot tersebut juga diharapkan membangun rasa kebersamaan serta kebanggaan masyarakat terhadap pesta olahraga terbesar tingkat provinsi itu.
Ketua KONI Sulawesi Tengah Muhammad Fathur Razaq, S.I.P., sebelumnya menyebut maskot yang dipilih merupakan karya terbaik putra daerah dan menjadi simbol kebanggaan masyarakat Sulawesi Tengah.
Porprov X Sulawesi Tengah sendiri dijadwalkan berlangsung pada November 2026 di Kabupaten Morowali dengan mempertandingkan 27 cabang olahraga yang diikuti seluruh kabupaten dan kota se-Sulawesi Tengah.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap pelaksanaan Porprov tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga memperkuat persatuan dan semangat kompetisi sehat antar daerah.***
Editor : Muhammad Awaludin