RADAR PALU - Untuk mengoptimalkan pengumpulan dan pengelolaan zakat, infak, sedekah (ZIS), dan dana sosial keagamaan lainnya, Baznas Kabupaten Banggai menggelar rapat koordinasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-Kabupaten Banggai, Senin (11/5/2026), di Ruang Pertemuan Perpustakaan Daerah Kabupaten Banggai, Luwuk.
Rakor tersebut menjadi wadah untuk mengevaluasi kinerja UPZ sekaligus memperkuat sinergisitas dalam pengelolaan dana zakat.
Rakor yang digelar sehari itu dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Banggai Bidang Sumber Daya Manusia dan Kesejahteraan Rakyat Yulfia Mangendre, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Suardi Kandjai, Ketua Baznas Banggai Asri Abasa, serta sejumlah lembaga perbankan.
Baca Juga: Proyek Air Minum Hunduhon, Luwuk Timur, Banggai, Tinggalkan Galian dan Keluhan Warga
Staf Ahli Bupati Banggai Bidang Sumber Daya Manusia dan Kesejahteraan Rakyat Yulfia Mangendre dalam kesempatan itu mengatakan, potensi besar dari zakat yang dikelola dengan baik menjadi kekuatan besar dalam mendukung pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat.
Yulfia juga menegaskan komitmen Pemda Banggai untuk mendukung Baznas sebagai mitra strategis pemerintah.
“Sinergi antara Pemda, Baznas, dan UPZ, dunia usaha, perbankan, harus terus diperkuat agar pengelolaan zakat, infak, sedekah, dapat berjalan optimal dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Yulfia.
Baca Juga: Satresnarkoba Banggai Gagalkan Peredaran Sabu 10,42 Gram di Kota Luwuk
Melalui rakor tersebut, dia berharap seluruh unit pengumpul zakat dapat terus meningkatkan kapasitas, integritas, dan kualitas pelayanan melalui pengelolaan yang transparan, tertib administrasi, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pada kesempatan itu, Ketua Baznas Banggai Asri Abasa melantik pengurus Unit Pengumpul Zakat kecamatan se-Kabupaten Banggai.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Suardi Kandjai mengapresiasi upaya Baznas dalam memperkuat peran UPZ dalam mengoptimalkan pengumpulan zakat.
Baca Juga: Bea Cukai Luwuk Gagalkan Penyelundupan 94.500 Batang Rokok Ilegal di Perairan Banggai
“Semoga seluruh ikhtiar dalam mengelola zakat ini dapat membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan program-program prioritas pembangunan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Banggai Asri Abasa melaporkan bahwa target pengumpulan zakat di Kabupaten Banggai tahun 2026 sebesar Rp1,4 miliar.
“Dari bulan Januari sampai dengan Mei baru terkumpul sekitar Rp412 juta,” ujar Asri.
Baca Juga: Gas LPG Langka dan Mahal, Warga Banggai Kesulitan Penuhi Kebutuhan Sehari-hari
Dia juga melaporkan, hingga Mei 2026 Baznas Banggai telah menyalurkan dana ZIS melalui sejumlah program dengan total sejumlah Rp 239.022.600.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin