RADAR PALU - Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid resmi melantik 10 pejabat eselon II lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di Rumah Jabatan Gubernur, Jalan Moh Yamin, Kota Palu, Senin (11/5/2026).
Pelantikan tersebut menjadi penutup dari proses seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama yang sebelumnya memasuki tahapan uji publik. Mayoritas pejabat yang dipilih merupakan kandidat dengan peringkat pertama hasil penilaian Panitia Seleksi (Pansel) di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).
Langkah itu sekaligus menandai dimulainya formasi birokrasi baru di era kepemimpinan Anwar Hafid. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sebelumnya membuka ruang partisipasi masyarakat dalam tahapan uji publik guna memastikan proses seleksi berlangsung transparan dan akuntabel.
Baca Juga: Empat Tahun Menunggu, Masyarakat Oyom Tagih Izin Tambang Rakyat
Selama tahapan tersebut, masyarakat diberi kesempatan menyampaikan masukan terhadap tiga besar kandidat yang diumumkan secara terbuka oleh panitia seleksi.
Berikut nama-nama pejabat eselon II yang resmi dilantik:
• Muh Syahrul Syam sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
Baca Juga: HUT ke-41 Rukun Tinoe di Palu, Momentum Pererat Persaudaraan dan Kebersamaan
• Wahid Irawan sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup
• Susanto Wibowo sebagai Kepala Dinas Kehutanan
• Ir. Asbudianto sebagai Kepala Pelaksana BPBD
• Wahyu Agust Pratama sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika
• A. Haris sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)
• Dr. Rachman Ansyari sebagai Kepala Kesbangpol
• Dr. Rusmiadi sebagai Staf Ahli Gubernur
• I Wayan Yudana sebagai Kepala Biro Pemerintahan
• Irwan sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa
Sementara jabatan Direktur RSUD Undata sebelumnya telah lebih dulu diisi melalui pelantikan beberapa hari lalu. Posisi tersebut dipercayakan kepada dr. Jumriani setelah melalui tahapan seleksi yang sama.
Sebelumnya, Panitia Seleksi menetapkan tiga nama terbaik untuk setiap jabatan strategis setelah melewati serangkaian tahapan mulai dari seleksi administrasi, asesmen kompetensi, penulisan makalah hingga wawancara akhir.
Hasil seleksi kemudian diumumkan secara terbuka dalam mekanisme uji publik pejabat Pemprov Sulawesi Tengah. Dari seluruh nama yang dilantik, hampir seluruhnya berasal dari kandidat dengan urutan pertama hasil penilaian pansel.
Penetapan pejabat definitif ini diharapkan mempercepat pengambilan kebijakan dan pelaksanaan program prioritas pemerintah daerah, terutama pada sektor pelayanan publik, pengelolaan anggaran, mitigasi bencana, lingkungan hidup, hingga transformasi digital pemerintahan.
Selain 10 pejabat eselon II, Gubernur juga melantik 30 pejabat fungsional lingkup Pemprov Sulawesi Tengah.***
Editor : Muhammad Awaludin