RADAR PALU - Musyawarah Daerah (Musda) ke-V Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Tengah digelar di Kota Palu, Minggu (10/5/2026).
Agenda tersebut menjadi momentum konsolidasi partai sekaligus penentuan kepemimpinan baru Demokrat Sulteng untuk periode mendatang.
Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, mengatakan Musda Demokrat Sulawesi Tengah merupakan agenda konsolidasi ketiga yang digelar partai setelah sebelumnya dilaksanakan di Jawa Tengah dan Sumatera Selatan.
Baca Juga: Komisi III DPRD Sulteng Tancap Gas Rampungkan Raperda Jalan Khusus Tambang dan Perkebunan
“Hari ini adalah tahun konsolidasi bagi Partai Demokrat. Sulawesi Tengah menjadi Musda ketiga setelah Jawa Tengah dan Sumatera Selatan,” ujar Herman dalam wawancaranya.
Menurutnya, DPP meyakini Partai Demokrat di Sulawesi Tengah akan semakin kuat, berjaya, dan memiliki kontribusi lebih besar kepada masyarakat ke depan.
Ia menilai antusiasme masyarakat terhadap Partai Demokrat terus meningkat. Karena itu, partai berlambang mercy tersebut berkomitmen memperbesar kekuatan politik demi meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.
Baca Juga: Terpilih Aklamasi, H. Anwar Hafid Kembali Pimpin Demokrat Sulteng Periode 2026–2031
Herman menjelaskan, semakin banyak kader Demokrat yang duduk di legislatif maupun menjadi kepala daerah, maka semakin besar pula peluang partai memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Sulawesi Tengah.
Dalam Musda tersebut, Herman menyebut proses penjaringan calon ketua DPD berjalan lancar. Berdasarkan syarat yang telah diverifikasi, hanya terdapat satu calon yang diusulkan sehingga berpotensi diputuskan secara aklamasi.
“Calon yang nanti ditetapkan dalam Musda ini akan diusulkan kepada Ketua Umum untuk ditetapkan sebagai Ketua DPD,” jelasnya.
Baca Juga: Musda V Demokrat Sulteng: Anwar Hafid Dorong Partai Modern Berbasis Data Menuju Pemilu 2029
Setelah penetapan ketua DPD definitif, lanjut Herman, DPP akan memberikan kesempatan kepada ketua terpilih untuk menyusun formatur sekaligus kepengurusan baru Partai Demokrat Sulawesi Tengah.
Ia juga menegaskan Demokrat membuka ruang seluas-luasnya bagi tokoh masyarakat maupun pihak lain yang ingin bergabung dengan partai.
“Demokrat kami pastikan sebagai ruang pengabdian bagi bangsa, negara, dan khususnya masyarakat,” tutupnya.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin