Bidik Investor Global, Delis Tawarkan Hilirisasi Nikel dan Ekosistem Baterai Kendaraan Listrik

Ilham Nusi • Dipublikasikan Minggu, 10 Mei 2026 | 15:28 WIB
PEMBICARA: Bupati Morut Delis Julkarson Hehi, menjadi pembicara dalam forum bisnis internasional yang digelar Chindo Business Center di Park Hyatt Jakarta, Sabtu (9/5/2026). (FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU)
PEMBICARA: Bupati Morut Delis Julkarson Hehi, menjadi pembicara dalam forum bisnis internasional yang digelar Chindo Business Center di Park Hyatt Jakarta, Sabtu (9/5/2026). (FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU)

RADAR PALU - Bupati Morowali Utara (Morut) Delis Julkarson Hehi menawarkan peluang investasi strategis kepada investor global dalam forum bisnis internasional yang digelar Chindo Business Center di Park Hyatt Jakarta, Sabtu (9/5/2026).

Dalam forum yang dihadiri alumni Executive MBA Universitas Xiamen tersebut, Delis mempromosikan potensi hilirisasi nikel, pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik, perkebunan kelapa sawit, hingga sektor perikanan di wilayah Morut.

Delis menjelaskan, Morut kini tumbuh sebagai pusat ekonomi baru di Indonesia berkat percepatan hilirisasi industri mineral dan pengembangan kawasan industri terintegrasi.

Baca Juga: Bupati Delis Berharap UKW PWI Morut Lahirkan Wartawan Kompeten dan Berintegritas

Data Pemkab Morut menunjukkan pertumbuhan ekonomi daerah itu pada 2025 mencapai 23,94 persen. Pertumbuhan tersebut ditopang aktivitas hilirisasi nikel yang terus berkembang.

Pemerintah daerah juga mencatat cadangan nikel Morut mencapai sekitar 487 juta ton. Potensi itu membuka peluang besar bagi investasi smelter, industri turunan nikel, hingga pengembangan bahan baku baterai kendaraan listrik.

"Morowali Utara bukan lagi sekadar daerah dengan potensi besar, tetapi telah menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia dengan ekosistem industri yang semakin matang, terintegrasi, dan berkelanjutan," ungkap Delis.

Baca Juga: Bupati Morut Tegaskan Komitmen Pendidikan Unggul di Hardiknas 2026

Selain sektor tambang dan hilirisasi nikel, Delis juga menawarkan peluang investasi di sektor perkebunan kelapa sawit seluas sekitar 55 ribu hektare.

Delis turut mempromosikan sektor perikanan Morut yang memiliki prospek besar untuk menopang industri pangan dan ekspor hasil laut.

Menurut dia, keberadaan Proyek Strategis Nasional (PSN) di daerahnya memberikan keuntungan besar bagi investor. Hal ini karena dukungan infrastruktur, efisiensi logistik, serta kemudahan perizinan usaha.

Baca Juga: PH, Mantan Bupati Morut, Jamrin Zainas, Desak Polda Sulteng Tindak Lanjuti Laporan Pencemaran Nama Baik di Medos FB

Pemkab Morut, kata dia, membuka kolaborasi seluas-luasnya bagi investor internasional untuk membangun industri masa depan di kawasan timur Indonesia.

"Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi investor global untuk membangun industri masa depan, termasuk pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik yang mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi inklusif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," sebut Delis.(***)

Editor : Muchsin Siradjudin
Alumni Executive MBA Universitas Xiamen Pusat ekonomi Pertumbuhan ekonomi pesat Bahan baku