RADAR PALU – Sejumlah warga mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Donggala, Kamis (6/5/2026).
Kedatangan sejumlah warga itu untuk mempertanyakan laporan dugaan korupsi anggaran desa pangalasiang yang telah dilaporkan sejak bulan Januari lalu.
Pasalnya hingga bulan Mei, progres penanganan kasus tersebut dinilai tak jalan. Padahal data indikasi dugaan penyalahgunaan anggaran dana desa telah dilampirkan secaca detail.
Namun hingga kini tak ada satupun pihak yang dipanggil sebagai bentuk tindaklanjut dari laporan tersebut. Warga yang datang itu juga mempertanyakan janji kejari Donggala yang akan melimpahkan penanganan laporan masyarakat ke Cabang Kejari Sabang.
Warga yang enggan disebutkan namanya itu mengaku telah empat kali mendatangi kantor Kejari Donggala. Termasuk saat memasukan laporan ke Kejari Donggala pada 13 januari 2026 lalu.
“Sudah empat kali dengan ini kami datang,” ucap warga serentak.
Baca Juga: Wabup Donggala Soroti Tata Kelola hingga Komitmen dalam Penanganan Stunting
Menurut warga, kedatangan mereka telah diterima oleh pihak Kejari. Dari hasil diskusi, laporan mayasrakat telah ditindaklanjuti dan telah diserahkan ke Cabang Kejari di Sabang.
“Laporan kami katanya akan ditindaklanjuti pada hari Senin 11 Mei nanti. Mereka janji seperti itu,” ujarnya.
Namun warga menyesalkan karena tak bisa bertemu dengan kasi Pidsus Kejari Donggala, Rinto.
Baca Juga: FPR Sulteng Kumpulkan Data Honorer di Komnas HAM, Siapkan Somasi ke Donggala
Padahal warga ingin bertemu langsung dengan Kasi Pidsus sebagai pihak yang menerima dan bertanggungajwab terhadap laporan masyarakat tersebut.
“Saya sampaikan kalau pak Rinto tidak mau bertemu, kami ingin bertemu langsung dengan ibu kajari Donggala. Tapi ternyata semuanya tidak bisa ditemui,” sesalnya.
Terpisah, kasi Pidsus yang ditemui di salah satu tempat mengaku telah menerima aduan dari masyarakat yang datang ke kantor Kejari.
Baca Juga: Kejati Sulteng Geledah Bapenda Donggala dan Tambang, Sita 32 Alat Berat Kasus Korupsi MBLB
Rinto mengatakan, laporan masyarakat telah ditindaklanjuti dan telah diserahkan ke Cabjari Sabang.
“Sudah diserahkan ke Cabjari Sabang,” ucapnya singkat.(***)