RADAR PALU – Di tengah dominasi media sosial dan platform digital, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menilai koran cetak masih memiliki peran penting dalam dunia pendidikan.
Hal itu disampaikan saat menerima kunjungan pimpinan Radar Palu Jawa Pos Group di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Kamis (7/5/2026).
Dalam dialog tersebut, Direktur Radar Palu Jawa Pos, Murtalib, menyampaikan keinginan agar koran dapat kembali hadir di sekolah-sekolah sebagai bagian dari penguatan literasi.
Baca Juga: Gubernur Anwar Hafid Gandeng Radar Palu Kawal Program Berani Cerdas hingga Pelosok Sulteng
Menurut Murtalib, media cetak memiliki proses verifikasi berita yang lebih ketat dibanding arus informasi media sosial yang rawan hoaks.
“Kalau dikatakan terlambat, memang karena proses verifikasi kita berjenjang,” katanya.
Anwar Hafid mengaku dirinya juga masih menikmati membaca koran dalam format PDF maupun cetak.
Namun menurutnya, membaca koran fisik tetap memberikan pengalaman berbeda dibanding membaca informasi di media sosial.
“Kalau koran itu ada di perpustakaan sekolah, enak dia membaca,” ujarnya.
Baca Juga: Sulteng Bidik Pasar Global, Gubernur Anwar Hafid Dorong Ekspor Produk Unggulan
Ia bahkan menyamakan pengalaman membaca koran fisik dengan membaca kitab secara langsung dibanding melalui layar digital.
"Saya juga kalau baca Alquran masih lebih enak saya baca langsung ketimbang baca quran digital yang di Hp," terangnya.
Pertemuan itu sekaligus membuka peluang kerja sama antara Pemprov Sulawesi Tengah dan Radar Palu Jawa Pos Group dalam penguatan literasi sekolah.***
Editor : Muhammad Awaludin