Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Wagub Reny Targetkan RS Undata Jadi Rumah Sakit Bertaraf Internasional

Muhammad Awaludin • Kamis, 7 Mei 2026 | 10:24 WIB
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny Lamadjido menargetkan RS Undata bertaraf internasional saat membuka verifikasi rumah sakit pendidikan.(Ro. Adpim Sulteng)
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny Lamadjido menargetkan RS Undata bertaraf internasional saat membuka verifikasi rumah sakit pendidikan.(Ro. Adpim Sulteng)

 

RADAR PALU – RS Undata bertaraf internasional menjadi target yang dicanangkan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny Lamadjido. Hal itu disampaikan saat membuka Survey Verifikasi Lapangan Rumah Sakit Pendidikan (RSP) dan Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama (RSPPU) oleh Kementerian Kesehatan di RS Undata, Kamis (7/5/2026). 

Menurut Reny, langkah menuju RS Undata bertaraf internasional harus dimulai dari peningkatan kualitas layanan kesehatan, penguatan pendidikan dokter spesialis, hingga peningkatan kemampuan sumber daya manusia di lini pelayanan depan. 

Kegiatan verifikasi tersebut dinilai menjadi tahapan penting untuk memperpanjang status rumah sakit pendidikan sekaligus mendukung pendidikan dokter spesialis yang diampu Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako. 

Baca Juga: Ekonomi Sulteng Tumbuh 8,32 Persen, BI: Industri Pengolahan Masih Jadi Mesin Utama

Adapun tiga program pendidikan dokter spesialis yang telah dibuka yakni Ilmu Bedah (Sp-1), Obstetri dan Ginekologi atau Kebidanan dan Kandungan (Sp-1), serta Ilmu Penyakit Dalam (Sp-1). 

“Agar Rumah Sakit Undata bisa mendukung pendidikan spesialis maka harus mendapat status RSPPU,” ujar Reny. 

Selain peningkatan layanan medis dan pendidikan spesialis, Reny juga menyoroti pentingnya kemampuan bahasa asing bagi petugas pelayanan. 

Baca Juga: Kejagung Tiba di Palu Disambut Forkopimda, Bakal Sidak Sejumlah Tempat

Ia berharap petugas yang berada di garis depan pelayanan rumah sakit mampu menguasai bahasa Inggris sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas layanan internasional. 

“Untuk jadi rumah sakit dengan pelayanan yang betul-betul internasional maka yang di depan harus bisa bahasa Inggris,” katanya. 

Reny berharap langkah tersebut menjadi energi baru bagi RS Undata untuk terus berkembang, naik kelas, dan mampu bersaing sebagai rumah sakit rujukan modern di kawasan timur Indonesia. 

“Mari kita bergandeng tangan mendukung Rumah Sakit Undata,” ajaknya. 

Turut hadir dalam kegiatan itu Direktur RS Undata dr. Jumriani, beserta jajaran wakil direktur, dokter ahli, dan tenaga kesehatan.***

Editor : Muhammad Awaludin
#RS Undata Bertaraf Internasional #rumah sakit pendidikan #Fakultas Kedokteran Untad #rs undata palu #Reny Lamadjido