RADAR PALU — Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) kembali melakukan rotasi jabatan terhadap sejumlah pejabat utama dan perwira menengah sebagai bagian dari penyegaran organisasi.
Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Nomor: ST/354/IV/KEP./2026 tertanggal 29 April 2026. Rotasi ini dilakukan guna meningkatkan kinerja organisasi serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.
Dalam mutasi tersebut, Kompol Nana Taryana, S.Sos., yang sebelumnya menjabat sebagai Ps. Kasetum Polda Sulteng, dipercaya mengemban tugas baru sebagai Wakapolres Tolitoli.
Baca Juga: Kemenhaj Buka 453 Formasi Mutasi PNS 2026, Cek Link Daftar
Sementara itu, AKBP Hasanuddin, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat PJR Ditlantas Polda Sulteng, kini diangkat sebagai Kasetum Polda Sulteng.
Perubahan jabatan juga terjadi pada Kompol Sulardi, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Wakapolres Donggala dan kini dipercaya sebagai Ps. Kasat PJR Ditlantas Polda Sulteng.
Adapun Kompol Alfius, S.H., yang sebelumnya menjabat Wakapolres Tolitoli, kini mengemban tugas sebagai Wakapolres Donggala.
Baca Juga: Kapolres Touna Pimpin Sertijab Kasatlantas dan Kasie Humas, Mutasi Jabatan Wajar dalam Organisasi
Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Djoko Wienartono, menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan hal yang lumrah dalam tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Menurutnya, mutasi merupakan bagian dari pembinaan karier sekaligus penyegaran organisasi.
“Mutasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka meningkatkan kinerja, profesionalisme, serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: Dua ASN Donggala Pindah ke Provinsi Tanpa SK Mutasi Sah, Sekkab Akui Tak Pernah Paraf SK Mutasi
Ia menambahkan, para pejabat yang mendapatkan amanah baru diharapkan mampu segera beradaptasi dan menunjukkan dedikasi terbaik di tempat tugas yang baru.
Polda Sulteng optimistis rotasi ini akan memperkuat soliditas organisasi serta meningkatkan responsivitas dalam menghadapi berbagai dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sulawesi Tengah. ***
Editor : Talib