Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Longki Djanggola Tinjau Gudang Bulog Parigi Moutong, Pastikan Stok Beras Aman hingga November 2026

Talib • Jumat, 1 Mei 2026 | 14:19 WIB
Longki Djanggola saat meninjau gudang Bulog di Parigi Moutong untuk memastikan stok beras aman dan serapan panen petani optimal.
Longki Djanggola saat meninjau gudang Bulog di Parigi Moutong untuk memastikan stok beras aman dan serapan panen petani optimal.

RADAR PALU - Anggota DPR RI daerah pemilihan Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, melakukan inspeksi langsung ke gudang Perum Bulog di Desa Olaya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, guna memastikan ketersediaan stok beras serta kelancaran penyerapan hasil panen petani lokal.

Dalam kunjungan tersebut, Longki berdialog dengan jajaran Bulog terkait kondisi stok, kualitas beras, hingga mekanisme distribusi. 

Ia menegaskan pentingnya pengawasan lapangan sebagai langkah strategis menjaga stabilitas pangan di daerah.

Baca Juga: Distribusi Sempat Tersendat, Kini MinyaKita Normal Lagi di Pasaran Palu, Bulog: Harga Turun Sesuai HET

“Pengawasan ini penting untuk memastikan stok beras tetap aman dan distribusinya berjalan lancar,” ujarnya.

 

Berdasarkan hasil pemantauan, cadangan beras di gudang Bulog setempat dilaporkan masih dalam kondisi mencukupi untuk beberapa bulan ke depan dengan kualitas yang layak konsumsi.

 

 Kepala Kantor Wilayah Bulog Sulawesi Tengah, Jusri Pakke, mengungkapkan total stok saat ini mencapai sekitar 23.000 ton dan diproyeksikan aman hingga November 2026.

Baca Juga: Jaga Stabilitas Pangan, Bulog Sulteng Kenalkan Sistem Distribusi ke Pelajar

Di sisi lain, Longki menyoroti pentingnya optimalisasi penyerapan gabah dan beras petani, terutama di tengah musim panen. 

 

Menurutnya, peran Bulog sangat krusial dalam menjaga stabilitas harga di tingkat petani agar tidak jatuh saat produksi meningkat.

 

Ia juga mendorong Bulog untuk memperluas penyerapan, baik dalam bentuk gabah maupun beras, menyesuaikan dengan pola penjualan petani yang selama ini cenderung menjual beras.

Baca Juga: Stok Beras RI Melimpah 4,9 Juta Ton, Gudang Bulog Jatim Penuh hingga Sewa 205 Unit

Selain itu, Longki meminta agar sosialisasi terkait standar kualitas dan harga pembelian terus ditingkatkan. Langkah ini dinilai penting agar petani memiliki kepastian dan pemahaman dalam menjual hasil panen mereka.

 

Sementara itu, Bulog Sulawesi Tengah menargetkan peningkatan serapan tahun ini menjadi 11.300 ton, naik signifikan dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang berada di kisaran 8.000 ton. 

 

Upaya ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat cadangan pangan nasional.

Baca Juga: Sidak Prabowo: Gudang Bulog Penuh, Stok Beras RI Melimpah

Kunjungan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, Bulog, dan petani, sekaligus memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga di tengah dinamika produksi dan distribusi. ***

Editor : Talib
#petani #bulog #parigi moutong #Beras #stok pangan