Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Hadapi Wisatawan - Pelaku Bisnis Mancanegara, Bandara Palu Bahas Peningkatan Bahasa Mandarin Bagi Petugas Terminal

Mugni Supardi • Kamis, 30 April 2026 | 18:23 WIB
Untuk menghadapi wisatawan dan pelaku bisnis mancanegara, Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri Palu mulai menginisiasi program penguasaan bahasa Mandarin bagi personel bandara.(Mugni Supardi)
Untuk menghadapi wisatawan dan pelaku bisnis mancanegara, Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri Palu mulai menginisiasi program penguasaan bahasa Mandarin bagi personel bandara.(Mugni Supardi)

RADARPALU – Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri Palu mulai memperkuat kualitas layanan internasional dengan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM).

Salah satunya melalui inisiasi program penguasaan bahasa Mandarin bagi personel bandara.

Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Ruang Rapat Gedung Administrasi, Kamis (30/4).

Baca Juga: Remaja Jadi Sasaran, BBPOM Palu Gencarkan Edukasi Kosmetik Aman di Sekolah

Rapat dipimpin Kepala Bandara Mutiara SIS Al-Jufri, Prasetiyohadi, dan dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, mulai dari imigrasi, bea cukai, karantina, hingga maskapai penerbangan.

Program ini merupakan tindak lanjut dari Surat Menteri Perhubungan Nomor KM 37 Tahun 2025 tentang Penetapan Bandar Udara Internasional, yang menuntut kesiapan SDM dalam menghadapi peningkatan arus wisatawan dan pelaku bisnis mancanegara.

Prasetiyohadi menegaskan, penguasaan bahasa asing, khususnya Mandarin, kini menjadi kebutuhan operasional yang mendesak seiring peningkatan status bandara.

Baca Juga: Aksi Anarkis di Kantor Bupati Takalar Dikecam, Warga Desak Aparat Tindak Tegas Pelaku

“Seluruh lini pelayanan harus mampu berkomunikasi secara efektif dengan pengguna jasa internasional. Ini langkah nyata menuju standar pelayanan global yang lebih inklusif dan profesional,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut juga dibahas skema pelatihan intensif yang akan melibatkan berbagai lini, mulai dari petugas terminal, aviation security (avsec), hingga layanan informasi.

Direktur PT Cahaya Ilmu Kreatif, Welly Andries Sompie, memaparkan metode pembelajaran bahasa Mandarin yang dirancang praktis dan aplikatif sesuai kebutuhan pelayanan di bandara.

 

Selain itu, sinergi antarinstansi CIQ (Customs, Immigration, and Quarantine) serta maskapai seperti Garuda Indonesia, Lion Air Group, Citilink, dan AirAsia juga menjadi fokus dalam mendukung implementasi program.

Dengan program ini, Bandara Mutiara SIS Al-Jufri optimistis dapat memperkuat perannya sebagai pintu gerbang internasional yang modern, informatif, dan ramah bagi penumpang mancanegara.(*)

Editor : Mugni Supardi
#bahasa Mandarin bandara #pelayanan internasional #SDM bandara #Bandara Mutiara Palu #Prasetiyohadi