Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Polda Sulteng Siaga Hadapi Dampak Gejolak Global dan May Day 2026

Wahono. • Selasa, 28 April 2026 | 08:42 WIB
Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Helmi Kwarta Kusuma melakukan pengecekan pasukan saat apel gelar di Lapangan Mapolda Sulteng.
Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Helmi Kwarta Kusuma melakukan pengecekan pasukan saat apel gelar di Lapangan Mapolda Sulteng.

 

RADAR PALU – Polda Sulawesi Tengah menggelar apel pasukan dalam rangka mengantisipasi dinamika perkembangan situasi global tahun 2026, Selasa (28/4), di lapangan Mapolda Sulteng. Apel tersebut dipimpin Wakapolda Sulteng, Brigjen Pol Helmi Kwarta Kusuma, dan diikuti personel gabungan dari berbagai satuan.

 

Dalam amanatnya, Wakapolda menyoroti perkembangan situasi politik global, khususnya konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, yang dinilai berpotensi memicu instabilitas, baik di tingkat internasional maupun berdampak ke dalam negeri Indonesia.

 

Ia menjelaskan, dampak konflik tersebut dapat memicu penutupan kembali Selat Hormuz yang berimbas pada kenaikan harga minyak dunia.

 

Baca Juga: Buron 12 Hari, Pelaku Pencabulan Anak 4 Tahun di Luwuk Timur Ditangkap

 

Kondisi ini, kata dia, akan memberikan efek berantai terhadap perekonomian nasional, seperti kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), meningkatnya biaya produksi, hingga penurunan daya beli masyarakat.

 

“Situasi ini juga berpotensi memicu inflasi di berbagai sektor serta meningkatkan angka pengangguran dan pemutusan hubungan kerja,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut dapat memicu gejolak sosial yang berpotensi berkembang menjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

 

Oleh karena itu, apel gelar pasukan ini digelar untuk memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana dalam menghadapi berbagai potensi gangguan di wilayah Sulawesi Tengah.

 

Selain itu, Polda Sulteng juga bersiap menghadapi agenda tahunan Hari Buruh Internasional atau May Day yang berpotensi diwarnai aksi unjuk rasa dengan jumlah massa besar.

 

Baca Juga: Jejak Solar Ilegal di Kabupaten Morut, Sopir Ditangkap, Dalangnya Masih Bebas Berkeliaran

 

Kondisi tersebut dinilai dapat menimbulkan kerawanan seperti kemacetan lalu lintas, terganggunya aktivitas masyarakat, hingga potensi gangguan kamtibmas.

 

Wakapolda menekankan sejumlah langkah strategis kepada seluruh personel, di antaranya meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, melaksanakan deteksi dini serta patroli di objek vital dan pusat ekonomi, serta memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

 

Ia juga mengingatkan pentingnya langkah preemtif dan preventif melalui edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh hoaks maupun provokasi, serta mengantisipasi gejolak sosial akibat kenaikan harga kebutuhan pokok.

 

“Seluruh personel harus hadir di tengah masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan,” tegasnya.

Editor : Wahono.
#konflik global #polda sulteng #energi #dampak El Nino #polda