Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Ketua Harian AKPSI Siap Perkuat Sawit Indonesia Hadapi Kemarau 2026

Ilham Nusi • Senin, 27 April 2026 | 19:17 WIB
DILANTIK: Bupati Morut Delis Julkarson Hehi usai dilantik sebagai Ketua Harian AKPSI periode 2025-2030. (FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU) 
DILANTIK: Bupati Morut Delis Julkarson Hehi usai dilantik sebagai Ketua Harian AKPSI periode 2025-2030. (FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU) 

RADAR PALU - Bupati Morowali Utara (Morut) Delis Julkarson Hehi resmi dilantik sebagai Ketua Harian Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI) periode 2025–2030. 

Pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat industri sawit Indonesia, menghadapi ancaman kemarau 2026, serta mendorong sektor sawit yang berkelanjutan dan berdaya saing global.

Pelantikan berlangsung di Auditorium Gedung F Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (20/4/2026). Acara ini serangkaian dengan Rapat Koordinasi Nasional Mitigasi Kekeringan Lahan Pertanian dan Antisipasi Musim Kemarau 2026.

Baca Juga: Pemkab Morut Perkuat Mitigasi di Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026

Usai dilantik, Bupati Delis menegaskan amanah sebagai Ketua Harian AKPSI merupakan tanggung jawab besar untuk memperjuangkan kepentingan daerah-daerah penghasil sawit di tingkat nasional.

"Amanah sebagai Ketua Harian AKPSI merupakan tanggung jawab besar bagi saya untuk memperjuangkan kepentingan daerah penghasil sawit di tingkat nasional," ujarnya.

Da menyebut AKPSI terus berupaya menghadapi berbagai tantangan di industri sawit hingga ke tingkat global.  

Baca Juga: Devisit Rp285 Miliar, Pemkab Morut Butuh Suntikan Dana Segar PT SMI  

"Kami siap memperkuat sinergi antardaerah, menghadapi tantangan iklim, dan memastikan sawit Indonesia tetap berdaya saing global sekaligus ramah lingkungan," imbuhnya.

Menurut dia, AKPSI harus menjadi organisasi yang solid, cepat bergerak, dan responsif terhadap dinamika industri sawit global.

Delis menjelaskan kepengurusan AKPSI periode 2025–2030 akan fokus menjawab sejumlah tantangan strategis eperti perubahan iklim dan ancaman kemarau 2026.

Baca Juga: Delis Resmi Jadi Waketum Aspeksindo, Perkuat Peran Morut di Sektor Kelautan Nasional

Selain itu, keberlanjutan industri sawit juga menjadi fokus AKPSI, implementasi ISPO, tuntutan pasar global, diversifikasi usaha sawit, dan agroforestri.

Hal lain menjadi perhatian yakni konflik manusia dan satwa liar, pengelolaan lahan gambut, serta pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Langkah tersebut, kata Delis, menjadi penting dilakukan agar sawit Indonesia tetap menjadi andalan ekonomi nasional.

Baca Juga: Pemkab Morut Perkuat Mitigasi di Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026

AKPSI juga menyatakan dukungan penuh terhadap program strategis nasional, termasuk pengembangan biodiesel B50 sebagai bagian dari diversifikasi energi nasional.

"Kami mendukung program Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam mendorong diversifikasi energi melalui pengembangan B50. Kami berharap program ini memberi dampak nyata bagi ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekerja dan pekebun sawit," tandass Delis.

Sementara itu Wakil Menteri Pertanian Sudaryono yang melantik kepengurusan baru, menegaskan AKPSI memiliki peran besar sebagai motor kolaborasi daerah penghasil sawit.

Baca Juga: Srikandi dari Morut Hj Warda Ikut ‘Digembleng’ Bersama Elite DPRD Se-Indonesia di Kampus Akmil, Magelang

"AKPSI harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memastikan tata kelola sawit yang berkelanjutan dan berdaya saing global," kata Sudaryono.

Dia berharap kepengurusan baru mampu meningkatkan produktivitas kebun sawit dan kesejahteraan petani di seluruh Indonesia.

"Kami berharap AKPSI dapat memperkuat sinergi pusat-daerah dan menghadirkan kebijakan yang berpihak pada petani serta keberlanjutan sektor sawit," pungkasnya.

Baca Juga: Ribuan Jamaah Hadiri Haul ke-58 Guru Tua di Morut, Warda Mamala Dorong Pembangunan Alkhairaat

Sektor kelapa sawit Indonesia masih menjadi penyumbang devisa terbesar dari komoditas pertanian. Industri ini juga membuka jutaan lapangan kerja dan menopang ekonomi di banyak daerah penghasil sawit.

Karena itu, pelantikan pengurus baru AKPSI dinilai penting untuk memperkuat posisi daerah sebagai mitra strategis pemerintah pusat.

Masuknya Bupati Morut sebagai Ketua Harian AKPSI juga mempertegas posisi Morut di tingkat nasional. Tidak hanya di sektor tambang, tetapi juga dalam pengembangan perkebunan sawit berkelanjutan.(***)

Editor : Muchsin Siradjudin
#Ketua AKPSI #Memperkuat industri sawit indonesia #Memperjuangkan kepentingan daerah #Tuntutan pasar global