Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Saat Paskah Nasional Sigi Bikin Gubernur Tertegun: Ribuan Orang Duduk Hening

Muhammad Awaludin • Senin, 27 April 2026 | 07:21 WIB
Gubernur Sulteng, Anwar Hafid bersama Menang Nassarudin Umar resmi menutup Paskah Nasional di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. (Pemprov Sulteng)
Gubernur Sulteng, Anwar Hafid bersama Menang Nassarudin Umar resmi menutup Paskah Nasional di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. (Pemprov Sulteng)

 RADAR PALU - Suasana berbeda terlihat di Lapangan Asrama Satuan Brimob, Kabupaten Sigi, Minggu (26/04/2026). Ribuan warga hadir dalam penutupan Paskah Nasional—bukan untuk hiburan, melainkan duduk rapi dalam suasana hening dan penuh khidmat. Pemandangan ini membuat Anwar Hafid angkat bicara. 

Gubernur Sulawesi Tengah itu mengaku tak biasa melihat kerumunan sebesar itu begitu tertib dalam kegiatan spiritual. Ia bahkan membandingkannya dengan atmosfer konser yang kerap ia saksikan. 

“Sudah lebih dari setahun saya jadi gubernur, biasanya saya melihat orang berkumpul di konser. Tapi malam ini, semua duduk rapi dalam acara spiritual,” ujar Anwar Hafid di hadapan jemaat. 

Baca Juga: Gateball Kartini 2026 Ditutup, Reny Lamadjido Dorong Perempuan Berani Tampil

Kegiatan ini juga dihadiri Menteri Agama RI Nassarudin Umar serta berbagai elemen masyarakat lintas daerah. Kehadiran mereka mempertegas bahwa Paskah Nasional di Sigi bukan sekadar agenda keagamaan, melainkan momentum kebersamaan. 

Bagi Anwar Hafid, momen tersebut menjadi sinyal kuat bahwa arah pembangunan Sulawesi Tengah mulai menyentuh aspek yang lebih dalam—bukan hanya fisik dan ekonomi, tetapi juga spiritual. 

Ia menegaskan, nilai-nilai keimanan dan kearifan lokal harus menjadi fondasi utama dalam membangun daerah. Menurutnya, kemajuan tanpa keseimbangan spiritual hanya akan rapuh di tengah keberagaman masyarakat. 

Baca Juga: Nico Paz Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit Saat Como Bungkam Genoa di Stadion Luigi Ferraris

“Ini bukti bahwa cita-cita Sulteng Berkah yang kita bangun melalui nilai spiritual dan kearifan lokal mulai terasa dalam kehidupan masyarakat,” katanya. 

Lebih jauh, ia menilai kegiatan seperti Paskah Nasional memiliki peran strategis dalam memperkuat persaudaraan. Bukan sekadar seremoni, tetapi ruang bertemunya berbagai latar belakang dalam satu harmoni. 

Penutupan Paskah Nasional di Kabupaten Sigi pun menjadi simbol kuat toleransi di Sulawesi Tengah—daerah yang terus berupaya menjaga persatuan di tengah perbedaan. 

“Malam ini, melalui Paskah, Tuhan mempertemukan kita semua dalam kebahagiaan,” tutur Anwar Hafid.

Ia menutup dengan pesan sederhana namun tegas: persaudaraan adalah fondasi utama menjaga Sulawesi Tengah tetap damai dan maju.***

Editor : Muhammad Awaludin
#Anwar Hafid #sulawesi tengah #Paskah Nasional Sigi #toleransi beragama #berita Sulteng