RADARPALU – Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Aljufri Palu mengajak masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana, bertepatan dengan peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) yang jatuh pada 26 April 2026.
Mengusung tema “Siap Hari Ini, Selamat Esok Hari”, BMKG menegaskan bahwa kesiapan sejak dini menjadi kunci utama dalam mengurangi risiko serta menyelamatkan nyawa saat bencana terjadi.
Dalam imbauannya, BMKG Palu menekankan pentingnya mengenali ancaman, memahami risiko, memperkuat kapasitas, serta membangun kolaborasi lintas pihak.
Baca Juga: Diduga dari Kebocoran Regulator Gas, Kebakaran di Jalan Karanjemba Palu Nyaris Meluas ke Permukiman
“Kesiapsiagaan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat,” tulis BMKG dalam keterangannya.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca dan peringatan dini dari sumber resmi guna mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi.
Selain itu, warga diimbau menyiapkan perlengkapan darurat seperti tas siaga, memahami jalur evakuasi, serta mengetahui titik kumpul di lingkungan masing-masing.
Baca Juga: 164.627 Warga Sulteng Berobat Gratis Pakai KTP, Ini Data Per Daerah
Langkah lain yang tak kalah penting adalah menjaga keselamatan diri dan membantu sesama saat kondisi darurat, serta segera melaporkan potensi bahaya kepada pihak berwenang.
BMKG Palu menegaskan, upaya peningkatan kesiapsiagaan ini juga bertujuan mewujudkan masyarakat yang tangguh, serta mendukung keamanan operasional bandara dan keselamatan penerbangan di wilayah Sulawesi Tengah.
“Keselamatan dimulai dari kesiapan. Mari bersama membangun budaya sadar bencana,” tutup imbauan tersebut.(*)
Editor : Mugni Supardi